Andalannews.com – Menghadapi libur Lebaran 2025 seluruh elemen mulai dari unsur pemerintah maupun aparat keamanan siap siaga menjaga ketertiban dan kenyamanan masyarakat di Bandung.
Komitmen ini disampaikan secara langsung Wali Kota Bandung Muhammad Farhan usai mengikuti apel kesiapan pasukan pengamanan di Kota Bandung pada Selasa, 25 Maret 2025.
“Alhamdulillah, pada pagi hari ini kami menyaksikan apel kesiapan pasukan dalam rangka pengamanan masa libur Lebaran. Tentunya, hal ini tidak terlepas dari kerja sama semua pimpinan di Pemerintah Kota Bandung, termasuk Dandim, Kapolrestabes, Ketua DPRD, serta unsur-unsur lain dari kejaksaan, TNI AL, dan TNI AU,” ujar Farhan.
Menurutnya, sinergi antarinstansi menjadi kunci utama dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. Sesuai arahan dari Dandim, tugas utama tim pengamanan adalah memastikan tidak ada gangguan selama bulan Ramadan hingga Lebaran.
“Sehingga masyarakat bisa menjalankan ibadah dengan khusyuk dan menikmati libur Lebaran dengan nyaman,” ucap Farhan.
Farhan juga menegaskan, Aparatur Sipil Negara (ASN) Kota Bandung mulai diperbolehkan bekerja dari mana saja (Work Frm Anywhere/WFA) pada 27 Maret. Kendati demikian, tetap harus siaga hingga cuti bersama yang berlangsung hingga 8 April. Ia meminta seluruh ASN untuk siap bergerak kapan pun dibutuhkan.
“ASN boleh WFA, tapi prinsipnya semua harus standby. Jika ada keadaan darurat, kita harus langsung bergerak. Kita juga sudah menyiapkan sistem piket, tidak hanya untuk Damkar, Dishub, dan Satpol PP, tetapi juga unit kerja lain seperti Bina Marga,” jelasnya.
Farhan mengakui, kemacetan menjadi salah satu tantangan utama di Kota Bandung saat libur Lebaran. Sebagai destinasi wisata sekaligus jalur mudik, arus keluar-masuk kota dipantau secara ketat oleh kepolisian dan dinas terkait.
Tak hanya itu, ketersediaan bahan pokok juga terus dikontrol oleh Pemkot Bandung. Meski ada kenaikan harga pada beberapa komoditas, Farhan memastikan bahwa kondisi masih terkendali.
“Kenaikan harga paling tajam hanya terjadi pada cabai rawit. Selebihnya, masih aman,” katanya.
Sebagai penutup, Farhan menyampaikan pesan kepada pemudik yang akan meninggalkan atau datang ke Kota Bandung selama Lebaran.
“Kami pastikan Bandung tetap aman selama libur Lebaran 2025. Untuk yang meninggalkan kota, selamat sampai tujuan. Bagi yang datang ke Bandung, selamat menikmati kota ini. Mari jaga keindahan dan kebersihan bersama-sama,” ungkapnya.
Farhan menyatakan Kota Bandung siap menyambut wisatawan yang akan datang saat libur Lebaran 2025 dan memastikan kenyamanan wisatawan saat berkunjung ke Ibu Kota Jawa Barat.
“Kami akan bekerja sekeras mungkin untuk memastikan bahwa kedatangan wisatawan baik mancanegara maupun Nusantara baik yang tujuannya akhirnya wisata maupun sekalian mudik ke Kota Bandung di masa libur lebaran itu akan mendapatkan experience yang terbaik,” ujar Farhan.
“Kami ingin memastikan bahwa semuanya akan nyaman aman dan bahagia,” imbuhnya.
Farhan mengatakan, pentingnya kolaborasi antara pemerintah kota, provinsi, dan pusat dalam mendorong pertumbuhan sektor pariwisata.
“Kita harus bersama-sama memastikan kebijakan efisiensi anggaran ini justru menjadi stimulan positif bagi pariwisata dan perekonomian di Bandung,” tambahnya.
Dalam hal kunjungan wisatawan, Farhan mengungkapkan, wisatawan domestik yang datang khusus untuk berwisata mengalami sedikit penurunan. Sedangkan wisata pendidikan dan bisnis masih mendominasi.
“Misalnya, wisatawan dari Medan, Batam, Makassar, dan Palembang yang datang ke Bandung kebanyakan adalah pelajar dan pebisnis. Sementara itu, penerbangan dari Semarang, Solo, Jogja, dan Surabaya ke Bandung semakin sedikit, terutama sejak infrastruktur jalan tol diperbaiki,” tutur Politisi Nasdem itu.




