Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»Ekonomi»Solusi Jangka Pendek Tekan Subsidi, Batasi BBM, Bukan Naikkan Harga
    Ekonomi

    Solusi Jangka Pendek Tekan Subsidi, Batasi BBM, Bukan Naikkan Harga

    August 26, 2022No Comments3 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Solusi Jangka Pendek Tekan Subsidi, Batasi BBM, Bukan Naikkan Harga 1
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    JawaPos.com – Ekonom dari Universitas Gadjah Mada (UGM) Fahmy Radhi mendorong pemerintah untuk mengambil kebijakan pembatasan bukan kenaikan harga BBM subsidi, Pertalite dan solar. Menurut Fahmy, hal itu berdasar pada data yang menyebut sekitar 60 persen Pertalite bersubsidi salah sasaran.

    “Kalau saya tetap jangan naik. Tapi yang harus dilakukan oleh pemerintah, yaitu fokus pada pembatasan BBM bersubsidi baik itu Pertalite dan solar,” kata Fahmy Radhy saat dihubungi JawaPos.com, Kamis (24/8).

    Ia juga menjelaskan bahwa pembatasan BBM ini dilakukan sebagai solusi jangka pendek terkait membengkaknya anggaran subsidi energi yang mencapai Rp 502 triliun. Adapun teknisnya, kata Fahmy, Pertalite hanya diperuntukkan bagi sepeda motor, sementara Solar untuk angkutan umum.

    Nantinya di SPBU perlu membuat jalur subsidi khusus motor dan angkutan umum sehingga mobil pribadi harus ke Pertamax. “Jangka pendek ini buat shock therapy dulu bahwa pembatasan untuk Pertalite itu hanya untuk sepeda motor dan angkutan umum. Itu sangat mudah diterapkan,” jelasnya.

    Lebih lanjut ia mengungkapkan, pembatasan ini juga dilakukan sebagai upaya untuk melokalisasi pengguna Pertalite yang bocor ke yang bukan haknya agar menggunakan Pertamax. Selain itu, kata Fahmy, pembatasan dilakukan sebagai upaya agar pemerintah bisa berupaya memberantas kebocoran solar-solar yang mengalir ke industri.

    Menurutnya, upaya ini dapat membuat inflasi tidak menanjak naik dan subsidi bisa terselamatkan. “Kemudian untuk solar, itu juga bisa dibatasi sebagai upaya untuk memberantas solar-solar ke industri yang kebocorannya juga sangat besar,” ungkap Fahmy.

    Sebelumnya, Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani mengatakan subsidi energi tahun 2022 yang senilai Rp 502 triliun mayoritas dinikmati oleh orang kaya ketimbang kelompok miskin. Sehingga jika subsidi ditambah lagi sama artinya dengan menyubsidi orang kaya.

    “Jadi memang kalau subsidi diberikan melalui barang dan barangnya dikonsumsi orang mampu ya kita menyubsidi orang mampu, meski memang ada juga orang tidak mampu yang merasakan tetapi porsinya kecil. Ini yang perlu dipikirkan,” tutur Menkeu Sri Mulyani dalam Rapat Kerja dengan Komite IV Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI di Jakarta, Kamis (25/8).

    Ia memerinci, dari subsidi solar senilai Rp 143 triliun, sebanyak 89 persen atau Rp 127 triliun dinikmati oleh dunia usaha dan 40 persen orang terkaya di Indonesia. Dengan demikian masyarakat miskin hanya menikmati porsi yang sangat kecil dari subsidi ratusan triliun tersebut.

    Itu terlihat dari total volume subsidi solar sebesar 15,1 juta kiloliter, kelompok miskin hanya menikmati kurang dari 1 juta kiloliter. Kondisi yang sama juga tecermin dari subsidi Pertalite senilai Rp 93 triliun.

    Sri Mulyani mengungkapkan sebanyak 86 persen atau Rp 80 triliun dinikmati 30 persen rumah tangga terkaya di Tanah Air.

    Editor : Estu Suryowati

    Reporter : R. Nurul Fitriana Putri


    Credit: Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous Article145 Desainer Tampilkan Koleksi Kain Nusantara di Jogja Fashion Week
    Next Article Deolipa Yumara Layangkan Somasi Terbuka Terhadap Presenter TV
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    Batu Bara Indonesia Masuk Babak Baru (Ilustrasi/AI)

    Batu Bara Indonesia Masuk Babak Baru, Pemerintah Bentuk PT DSI untuk Atur Ekspor

    May 21, 2026
    Purbaya Yudhi Sadewa Jadi Sorotan Saat Dolar AS Menguat (Instagram/@menkeuri)

    Purbaya Yudhi Sadewa Jadi Sorotan Saat Dolar AS Menguat

    May 18, 2026
    Harga BBM Pertamina Dex Terbaru Naik Lagi Rp27.900 per Liter (Ilustrasi/AI)

    Harga BBM Pertamina Dex Terbaru Naik Lagi Rp27.900 per Liter

    May 5, 2026
    Saham Gudang Garam Melonjak dan Diborong Investor Asing (Ilustrasi/Ai)

    Saham Gudang Garam Melonjak dan Diborong Investor Asing

    April 29, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • KPop Demon Hunters Sukses Menarik Perhatian di 2026
    • Starbucks Jadi Perbincangan Gegara Promosi yang Bikin Orang Kesal
    • Puasa Muharram Berapa Hari yang Dianjurkan? Ini Kata Ulama
    • situs 4d
    • toto 4d
    • bandar togel
    • slot pg
    • bandar toto
    • demo slot pg
    • situs toto
    • toto online
    • toto online
    • situs toto online
    • Link Bandar Togel
    • toto online
    • situs jitu

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.