Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»News»Suku Moni Ancam Perang Tolak Pelantikan Bupati-Wakil Bupati Intan Jaya
    News

    Suku Moni Ancam Perang Tolak Pelantikan Bupati-Wakil Bupati Intan Jaya

    September 20, 2017No Comments3 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Suku Moni Ancam Perang Tolak Pelantikan Bupati-Wakil Bupati Intan Jaya 1
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email
    Suku Moni Ancam Perang Tolak Pelantikan Bupati-Wakil Bupati Intan Jaya

    Diskusi Soal Polemik Pilkada Intan Jaya

    Jakarta – Pernyataan keras muncul dari suku asli masyarakat Kabupaten Intan Jaya, Papua. Suku Moni mengancam akan menabuh genderang perang di kawasannya jika Natalis Tabuni-Yann Robert Kobogoyauw dilantik sebagai Bupati dan Wakil Bupati.

    Alasannya, pemilihan Bupati dan Wakil Bupati bertendensi cacat dan bukan merupakan pilihan mereka tetapi dimenangkan oleh Mahkamah Konstitusi (MK).

    Kepala suku adat Moni Intan Jaya, Benny menyampaikan perang menjadi opsi yang akan diambil sukunya jika Kabupaten Intan Jaya dipimpin oleh Natalis Tabuni dan Yann Robert Kobogoyauw. Ia mengaku tidak peduli kendati MK memutuskan keduanya sebagai pemimpin Kabupaten Intan Jaya.

    “Kita tidak akan membiarkan Natalis Tabuni dan Yann Robert Kobogoyauw sebagai pemimpin kami. Kita akan ganggu karena bukan dia yang menang di Pilkada. Dia hanya dimenangkan oleh MK,” ujar Benny saat dihubungi, Rabu (20/9/2017).

    Benny mengatakan aspirasinya tersebut sudah disampaikan kepada Polda Papua. Menurutnya, ia menyampaikannya kepada jajaran Humas Polda Papua saat bertemu di salah satu hotel Mahavira yang berada di Kabupaten Nabire.

    “Kita sebagai perwakilan kepala suku adat, perwakilan pemuda dan ketua Ormas yang ketemu. Humas Polda menyampaikan bahwa proses hukum sudah selesai dan berakhir di MK. Tapi kami tetap tidak terima karena dia bukan pemenang Pilkada,” ungkapnya.

    Benny mengungkapkan Natalis Tabuni dan Yann Robert Kobogoyauw bukan pemimpin yang diinginkannya. Karena, kata dia, keduanya elama menjadi Bupati tidak pernah membangun Intan Jaya bahkan cenderuing diskriminatif terhadap suku Moni.

    “Ada 92 ribu warga di sini yang menolak. Dia kan sudah pernah jadi Bupati selam 5 tahun, tapi kami diberlakukan diskriminatif. Pembangunan di sini juga tidak ada. Begitu juga dari sisi penegakan hukum,” imbuhnya.

    Lebih lanjut, Benny menegaskan bahwa yang menjadi Bupati-Wakil Bupati Intan Jaya adalah pasangan Yulius Yapugau-Yunus Kalabetme. Sebab, pasangan yang diusung oleh PDIP dan PKB ini meraih suara terbanyak, tapi dikalahkan oleh MK dalam sidang sengketa Pilkada.

    “Makanya kita di sini tidak terima. Kita sudah melakukan ritual adat makan tanah. Jadi kalau pasangan Natalis Tabuni dan Yann Robert Kobogoyauw tetap dilantik sebagai Bupati dan Wakil Bupati, kami sudah siap berperang,” cetusnya.

    Sebelumnya, Pakar hukum tata Negara Margarito Kamis menilai, MK bukanlah dewa yang luput dari kesalahan dalam pengambilan keputusan terutama saat menangani sengketa Pilkada. Namun bagi Margarito, secara ketatanegaraan, prinsip final and binding (final dan mengikat) yang menjadi mahkota bagi MK justru menimbulkan problem tersendiri ketika putusan MK dinilai sesat, namun ruang untuk mencari keadilan hukum sudah tertutup.

    TAGS : Suku Moni Benny Pilkada Intan Jaya

    This article is automatically posted by WP-AutoPost Plugin

    Source URL:http://www.jurnas.com/artikel/22063/Suku-Moni-Ancam-Perang-Tolak-Pelantikan-Bupati-Wakil-Bupati-Intan-Jaya/

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleKPK Tolak Hadiri Undangan Pansus Angket DPR, Ini Alasannya
    Next Article Menteri Desa Hadir di Tipikor, Jaksa Pertanyakan Arahan WTP
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    Folkafe: Coffee & Stories, Coffee Shop Legendaris di Semarang untuk Kerja dan Berbagi Cerita

    Folkafe: Coffee & Stories, Coffee Shop Legendaris di Semarang untuk Kerja dan Berbagi Cerita

    July 7, 2026
    7 Rekomendasi Cafe dan Bakery Estetik di Bandung untuk Akhir Pekan

    7 Rekomendasi Cafe dan Bakery Estetik di Bandung untuk Akhir Pekan

    July 7, 2026
    Tokopedia PHK karyawan menjadi sorotan (Ilustrasi/AI)

    Tokopedia PHK Karyawan Bikin Heboh, Benarkah 90 Persen Pegawai Terdampak?

    July 2, 2026
    Pengumuman UMPTKIN 2026 UIN Mataram Dirilis (Ilustrasi/AI)

    Pengumuman UMPTKIN 2026 UIN Mataram Dirilis, Berikut Hasilnya

    June 30, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • Apakah Prompt AI Bisa di Hak Cipta? Ini yang Perlu Diketahui Kreator
    • Folkafe: Coffee & Stories, Coffee Shop Legendaris di Semarang untuk Kerja dan Berbagi Cerita
    • 7 Rekomendasi Cafe dan Bakery Estetik di Bandung untuk Akhir Pekan

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.