Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»Lifestyle»Tagline Kutipan pada Kopi Kekinian Pengaruhi Sertifikasi Halal
    Lifestyle

    Tagline Kutipan pada Kopi Kekinian Pengaruhi Sertifikasi Halal

    January 17, 2023No Comments3 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Tagline Kutipan pada Kopi Kekinian Pengaruhi Sertifikasi Halal 1
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    JawaPos.com – Minum kopi kekinian paling seru sambil membaca kutipan atau tagline pada menu atau botol dan gelasnya. Statement seru romantis dan kekinian dapat menambah bumbu nikmatnya menyeruput kopi. Tak mudah menentukan sebuah tagline, yaitu harus melewati sebuah riset dan pengajuan ide serta diskusi. Dan ternyata, tagline tersebut juga dapat memengaruhi sebuah brand kopi mengantongi sertifikat halal lho!

    Salah satu pelopor tagline romantis kekinian pada brand kopi adalah Kopi Kenangan di bawah Kenangan Brands.

    Head of QAQC Kenangan Brands, Sally Rachmatika, mewakili Kenangan Brands bercerita bagaimana proses bisnis tersebut meraih sertifikasi halal dari Lembaga Pengkajian Pangan, Obat-obatan, dan Kosmetika Majelis Ulama Indonesia (LPPOM MUI).

    “Kami sangat mengapresiasi dukungan yang senantiasa diberikan oleh LPPOM MUI kepada Kenangan Brands. Kami berharap kolaborasi antara Kenangan Brands dengan LPPOM MUI akan terus berlanjut demi memastikan seluruh produk yang dikonsumsi oleh konsumen kami telah tersertifikasi halal,” kata Sally dalam konferensi pers, Selasa (17/1).

    Lebih lanjut, Sally menuturkan, sertifikasi halal merupakan salah satu prioritas. Hal itu untuk memberikan rasa jaminan ketenangan dan juga keamanan bagi konsumen.

    “Tak hanya halal tetapi harus thoyib. Selama semuanya diikuti, enggak sulit kok,” paparnya.

    Tagline Pengaruhi Sertifikasi Halal

    Dalam menentukan tagline, kata Sally, pihak internal melewati proses yang panjang. Semua nama dan ide yang muncul, diajukan kepada LPPOM MUI agar dinilai apakah kalimat tersebut sesuai syariat Islam atau tidak.

    “Sejak sertifikasi awalnya kami sudah mengajukan. Tim harus berpikir mana mana kalimat yang sesuai syariat Islam. Ajukan dulu ada beberapa tagline. Enggak sesuai lalu audit. Tagline pun memengaruhi (sertifikasi halal),” kata Sally.

    Hal senada dibenarkan oleh Direktur Utama LPPOM MUI, Muti Arintawati, dalam kegiatan Media Gathering LPPOM MUI di Jakarta dalam perayaan Milad LPPOM MUI ke-34. Menurut Muti, kalimat atau penamaan produk akan memengaruhi dalam perolehan sertifikasi halal.

    “Penamaan produk jika tak sesuai syariat Islam tak bisa disertifikasi. Misalnya kata ‘pacaran’, ‘selingkuh’, itu tak bisa dipakai. Pasti brand diminta untuk ganti,” papar Muti.

    Sedangkan untuk biji kopi, kata dia, biji kopi merupakan sebuah bahan yang positif dan tidak perlu audit sampai kepada petani. Akan tetapi jika dalam prosesnya menggunakan bahan tambahan, kata dia, bahan tambahan itulah yang akan diaudit.

    “Biji kopi itu masuk list positif. Biji kopi kan hanya disangrai. Enggak ada bahan tambahan. Enggak perlu audit sampai ke petani kedai kopi. Tapi kita lihat tambahannya misalnya ada sirupnya, susu, dan bahan tambahan lain,” jelasnya.

    Kini, pemerintah telah mencanangkan Undang-Undang Nomor 33 Tahun 2014 tentang Jaminan Produk Halal yang mewajibkan sertifikasi halal bagi seluruh produk yang beredar. Dalam hal ini, peran LPPOM MUI ditegaskan menjadi salah satu Lembaga Pemeriksa Halal (LPH) di Indonesia. Merespons hal tersebut, LPPOM MUI terus beradaptasi dan berinovasi terhadap situasi yang ada. Berbagai upaya juga telah dilakukan LPPOM MUI dalam meningkatkan layanan pemeriksaan sertifikasi halal dengan memenuhi berbagai persyaratan.

    “Hal ini dilakukan guna mendorong perusahaan dalam meningkatkan nilai tambah produknya, sehingga dapat bersaing secara nasional dan melaju ke kancah global,” tutup Muti.

    Editor : Kuswandi

    Reporter : Marieska Harya Virdhani


    Credit: Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleQodir Band Bawakan Ulang Lagu Bangun Tidur Mendiang Mbah Surip
    Next Article Dewan Pers Keluarkan Aturan Pemberitaan Isu Keberagaman
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    SPMB Jateng 2026 Jalur Prestasi Punya Aturan Baru (Ilustrasi)

    SPMB Jateng 2026 Jalur Prestasi Punya Aturan Baru?

    June 3, 2026
    Cuti bersama Idul Adha 2026 berapa hari (ILustrasi/AI)

    Cuti Bersama Idul Adha 2026 Berapa Hari, Ada Potensi Long Weekend?

    May 25, 2026
    Haji Gratis dari Kerajaan Arab Saudi 2026 (Ilustrasi/Ai)

    Haji Gratis dari Kerajaan Arab Saudi 2026, Puluhan WNI Dapat Undangan?

    May 20, 2026
    Fenomena Langit Bulan Mei 2026 (Ilustrasi/AI)

    Fenomena Langit Bulan Mei 2026 Ada Hujan Meteor hingga Purnama Langka

    May 4, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • Indonesian Parrot Langka Muncul Lagi Usai Hilang
    • 5 Cara Mengenal Koleksi Kaos Branded Lifework yang Sedang Tren, Awas KW
    • Harga Obat Naik 2026 Mendadak Diungkap Budi Gunadi Sadikin
    • situs 4d
    • toto 4d
    • bandar togel
    • slot pg
    • bandar toto
    • demo slot pg
    • situs toto
    • toto online
    • toto online
    • situs toto online
    • Link Bandar Togel
    • toto online
    • situs jitu

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.