Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»News»Tak Perlu Nangis Seperti Elit PDIP!
    News

    Tak Perlu Nangis Seperti Elit PDIP!

    September 7, 2022No Comments2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Tak Perlu Nangis Seperti Elit PDIP! 1
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    JawaPos.com – Partai Demokrat menyerukan seluruh kader untuk ikut melakukan aksi demonstrasi menolak kenaikan harga BBM bersubsidi. Deputi Bappilu DPP Partai Demokrat Kamhar Lakumani mengatakan, seluruh kader dibebaskan untuk ikut serta bersama rakyat melakukan aksi unjuk rasa menolak kenaikan BBM ini.

    “Kader tak perlu menangis dalam menyampaikan argumentasi penolakan kenaikan BBM ini, sebagaimana aksi sandiwara elit-elit PDIP pada saat merespons kenaikan BBM di masa pemerintahan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) yang lalu,” kata Kamhar kepada wartawan, Rabu (7/9).

    Ia menilai, soal argumentasi beban APBN yang terlalu berat, sebenarnya masih banyak jalan yang bisa ditempuh jika pemerintah benar-benar pro rakyat.

    “Bisa melalui relokasi penggunaan anggaran untuk meninjau ulang IKN dan infrastruktur yang tak prioritas, termasuk juga dengan jalan menekan tingkat kebocoran APBN,” ucap Kamhar.

    Menurut dia, pemerintah mengambil jalan pintas dan jalan mudah untuk memenuhi segala ambisinya dengan memberikan beban kepada rakyat.

    “Menaikan harga BBM untuk menekan beban APBN ini langkah paling instan dan paling mudah, tapi sekaligus juga menunjukkan pemerintah tak kreatif tak punya hati,” tegasnya.

    Sebelumnya, Ketua DPP PDIP Said Abdullah menjelaskan alasan Ketua DPR RI Puan Maharani tak lagi menangis saat pemerintah menaikkan harga BBM bersubsidi. Ia menyebut, kondisi geopolitik saat ini dan era pemerintahan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) berbeda.

    “Kondisinya kan berbeda. Kita sadar nggak sih kalau ini persoalan geopolitik,” ucap Said di Gedung DPR, Jakarta, Selasa (6/9).

    Dia beralasan, sejumlah kondisi yang berbeda tersebut antara lain Arab Saudi dan para eksportir minyak tidak mau menambah alokasi minyak di pasaran, situasi pandemi Covid-19 yang melanda dunia serta perang Ukraina-Rusia.

    “Dulu apa sih problematiknya? Sekarang apa? ‘Kan beda, pandemi, minyak hancur sehancur-hancurnya. Tingkat permintaan tinggi, tiba tiba ada perang, padahal rantai pasok global belum sempurna, goyang semua negara,” pungkas Said.

    Editor : Banu Adikara

    Reporter : Muhammad Ridwan


    Credit: Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleJangan Ditiru, 6 Zodiak Ini Paling Malas Disuruh Kerja
    Next Article Bali Perlu Waspadai Kenaikan Bahan Pangan
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    ManA Social Cafe, Tempat Berkumpul yang Nyaman di Dua Titik Kota Bandung

    ManA Social Cafe, Tempat Berkumpul yang Nyaman di Dua Titik Kota Bandung

    July 20, 2026
    cara cek bansos

    Cara Cek Bansos Online 2026 Lewat Website dan Aplikasi Resmi

    July 19, 2026
    Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja BPJS Kelas Berapa (Ilustrasi/AI)

    Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja BPJS Kelas Berapa? Dicatat Aturannya

    July 14, 2026
    6 Tips Memilih Hoodie Korea Original Agar Tidak Salah Beli

    6 Tips Memilih Hoodie Korea Original Agar Tidak Salah Beli

    July 13, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • Daftar Pinjaman Online Legal OJK 2026 Lengkap dan Terbaru
    • 11 Makanan Penurun Gula Darah yang Baik untuk Dikonsumsi
    • Jadwal Survei Lingkungan Belajar 2026 Dimajukan, Dicatat Tanggalnya

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.