Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»Ekonomi»Tiga Bulan, Industri Fintech ‘Nombok’ Rp 25,41 Miliar
    Ekonomi

    Tiga Bulan, Industri Fintech ‘Nombok’ Rp 25,41 Miliar

    June 28, 2022No Comments1 Min Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Tiga Bulan, Industri Fintech 'Nombok' Rp 25,41 Miliar 1
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    JawaPos.com – Industri teknologi finansial alias fintech masih sulit meraup untung. Status berizin dan terdaftar dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menjadi pertimbangan pemberi dana (lender). Per Maret, industri fintech mencatat rugi Rp 25,41 miliar.

    Direktur Eksekutif Asosiasi Fintech Pendanaan Bersama Indonesia (AFPI) Kuseryansyah menyatakan, status berizin berdampak signifikan bagi lender dalam memberikan kepercayaan. Ketika industri fintech masih berstatus terdaftar, beberapa pemberi dana masih mau memberi dana meski kecil. Setidaknya dibutuhkan waktu dua sampai tiga tahun setelah berizin untuk mulai memperoleh untung.

    Perusahaan fintech yang baru mendapat izin pada masa pandemi Covid-19 juga sedikit tertahan. Mereka tidak bisa leluasa menyalurkan pendanaan. Ditambah, perbedaan segmen dari setiap perusahaan membuat peluang untung yang berbeda.

    “Kalau nanti pada 2024 atau 2025 ada yang negatif, baru kita lihat mereka salah strategi pemasaran, termasuk strategi bisnisnya, atau salah dari sisi governance,” katanya.

    Kepala Departemen Pengawasan Industri Keuangan NonBank (IKNB) 2B OJK Bambang W. Budiawan menyebutkan, baru 20 persen di antara jumlah penyelenggara menguasai pasar sekitar 80 persen. Dari data tersebut, dia menginginkan para pemain yang masih kecil terus meningkatkan kontribusi. Terutama penyaluran pembiayaan di sektor produktif.

    Meski masih merugi, industri fintech pernah meraup untung Rp 7,56 miliar. Tepatnya pada Maret.


    Credit: Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleNasib Adam Deni Ditentukan dalam Sidang Putusan Siang ini
    Next Article ENEOS komitmen dukung perkembangan otomotif dan olahraga Indonesia
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    Batu Bara Indonesia Masuk Babak Baru (Ilustrasi/AI)

    Batu Bara Indonesia Masuk Babak Baru, Pemerintah Bentuk PT DSI untuk Atur Ekspor

    May 21, 2026
    Purbaya Yudhi Sadewa Jadi Sorotan Saat Dolar AS Menguat (Instagram/@menkeuri)

    Purbaya Yudhi Sadewa Jadi Sorotan Saat Dolar AS Menguat

    May 18, 2026
    Harga BBM Pertamina Dex Terbaru Naik Lagi Rp27.900 per Liter (Ilustrasi/AI)

    Harga BBM Pertamina Dex Terbaru Naik Lagi Rp27.900 per Liter

    May 5, 2026
    Saham Gudang Garam Melonjak dan Diborong Investor Asing (Ilustrasi/Ai)

    Saham Gudang Garam Melonjak dan Diborong Investor Asing

    April 29, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • Indonesian Parrot Langka Muncul Lagi Usai Hilang
    • 5 Cara Mengenal Koleksi Kaos Branded Lifework yang Sedang Tren, Awas KW
    • Harga Obat Naik 2026 Mendadak Diungkap Budi Gunadi Sadikin
    • situs 4d
    • toto 4d
    • bandar togel
    • slot pg
    • bandar toto
    • demo slot pg
    • situs toto
    • toto online
    • toto online
    • situs toto online
    • Link Bandar Togel
    • toto online
    • situs jitu

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.