Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»Ekonomi»Tingkat Hunian 0 Persen, Sejumlah Hotel di Buleleng Dijual
    Ekonomi

    Tingkat Hunian 0 Persen, Sejumlah Hotel di Buleleng Dijual

    February 4, 2021No Comments2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Tingkat Hunian 0 Persen, Sejumlah Hotel di Buleleng Dijual 1
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email
    Tingkat Hunian 0 Persen, Sejumlah Hotel di Buleleng Dijual 2
    Dewa Ketut Suardipa. (BP/Istimewa)

    SINGARAJA, BALIPOST.com – Sejak wabah pandemi COVID-19 melanda, bisnis pariwisata di Buleleng mengalami dampak serius. Kondisi ini memaksa pelaku pariwisata menutup usaha mereka, bahkan menjual usahanya.

    Ketua Persatuan Hotel Restoran Indonesia (PHRI) Buleleng Dewa Ketut Suardipa, Rabu (3/2) mengatakan, sesuai data setelah 9 bulan dalam situasi pandemi COVID-19, bisnis pariwisata di Gumi Den Bukit tidak lagi berdenyut. Tingkat hunian sejak April 2020 hingga saat ini berada pada angka nol persen.

    Di tengah situasi ini, pengusaha pun “memutar otak” agar bisnis mereka bisa berjalan. Ia mengatakan sejumlah hotel berbintang dan non bintang terpaksa dijual.

    PHRI sendiri mencatat hotel yang dijual itu diantaranya 1 hotel di kawasan wisata Buleleng Barat. Kawasan wisata Buleleng tengah ada 2 hotel, dan di kawasan Buleleng Timur dikabarkan ada 4 hotel yang dijual. “Itu yang terpantau saja dan kami pastikan hotel non bintang juga sudah banyak yang dilego. Walau dijual, namun karena pandemi ini pembeli juga sangat jarang, sehingga menambah sulit pengusaha pariwisata bisa keluar dari situasi sulit ini,” katanya.

    Menurut owner rumah makan Rangon Sunset Pantai Penimbangan ini, kepemilikan hotel dan restoran di daerahnya adalah warga pribumi. Karena kondisi ini, ketahanan modal yang dikelola pun belum memadai terutama dalam situasi terpuruk seperti sekarang.

    Apalagi, sebuah akomodasi wisata jika tutup karena huniannya nol persen, biaya operasional masih harus ditanggung oleh pengusaha. Ini seperti petugas keamanan, tukang kebun, listrik, air berish, dan kebutuhan operasional lain.

    “Modal tidak cukup, kunjungan tamu sepi, dan kalau menutup hotel peralatan akan rusak kalau tidak dipelihara. Tidak salah banyak pengusaha yang gulung tikar dengan menjual hotelnya,” katanya.

    Di sisi lain mantan pekerja kapal pesiar ini menyebut, dalam 3 bulan ke depan ini kalau tidak ada pergerakan hunian hotel restoran, lebih banyak lagi hotel yang akan tutup dan dijual. Menghindari terjadinya kondisi itu, dirinya mengusulkan agar pemerintah daerah menggulirkan program recovery pariwisata.

    Ini bisa saja dilakukan dengan kegiatan setiap Organsiasi Perangkat Daerah (OPD) di Buleleng memanfaatkan jasa akomodasi wisata lokal. Selain itu, bisa juga di beberapa kawasan wisata dijadikan lokasi menggelar program atau acara, kemudian memakai akomodasi wisata setempat. “Kami usul ada program recovery pariwisata Buleleng. Sekarang hanya pemerintahan yang bertahan. Kalau acara OPD bekerjasama dengan akomodasi wisiata, sehingga bisa kami bertahan di tengah situasi sulit ini,” jelas Suardipa. (Mudiarta/balipost)

    Credit: Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleInsentif Tenaga Kesehatan Dipotong, Kemenkeu: Masih Dikoordinasikan
    Next Article Ikuti 3 Tips Ini Agar Tetap Langgeng dengan Pasangan Baru
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    daftar pinjaman online legal ojk

    Daftar Pinjaman Online Legal OJK 2026 Lengkap dan Terbaru

    July 25, 2026
    cara cek bansos

    Cara Cek Bansos Online 2026 Lewat Website dan Aplikasi Resmi

    July 19, 2026
    Batu Bara Indonesia Masuk Babak Baru (Ilustrasi/AI)

    Batu Bara Indonesia Masuk Babak Baru, Pemerintah Bentuk PT DSI untuk Atur Ekspor

    May 21, 2026
    Purbaya Yudhi Sadewa Jadi Sorotan Saat Dolar AS Menguat (Instagram/@menkeuri)

    Purbaya Yudhi Sadewa Jadi Sorotan Saat Dolar AS Menguat

    May 18, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • Daftar Pinjaman Online Legal OJK 2026 Lengkap dan Terbaru
    • 11 Makanan Penurun Gula Darah yang Baik untuk Dikonsumsi
    • Jadwal Survei Lingkungan Belajar 2026 Dimajukan, Dicatat Tanggalnya

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.