Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»Lifestyle»Tradisi Munggahan Sebelum Puasa, Ini Pengertian dan Tujuannya
    Lifestyle

    Tradisi Munggahan Sebelum Puasa, Ini Pengertian dan Tujuannya

    February 25, 2025No Comments3 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Tradisi Munggahan Sebelum Puasa, Ini Pengertian dan Tujuannya 1
    Tradisi Munggahan Sebelum Puasa, Ini Pengertian dan Tujuannya (Ilustrasi/Pixabay)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Andalannews.com – Tradisi munggahan sebelum puasa seolah tak bisa lepas dari umat muslim di Indonesia. Jadi wajar, ciga mayoritas masyarakat baik di kota maupun desa menggelar momen itu.

    Yang menjadi pertanyaan utamanya bagi para milenial, sudah tahukah apa pengertian dan tujuan dari tradisi munggahan sebelum puasa itu? Bila belum tahu, silahkan disimak penjelasan di bawah ini

    Sebagaimana diketahui bersama, kita akan segera memasuki bulan suci Ramadhan 2025. Sebelum memasuki bulan suci, umumnya masyarakat Muslim Indonesia banyak melakukan tradisi munggahan.

    Dihimpun dari berbagai sumber, tradisi munggahan merupakan kegiatan ang selalu dilakukan oleh umat Islam ketika menjelang bulan Ramadhan. Umumnya dilakukan satu minggu sebelum puasa.

    Pada praktiknya, munggahan yang dilakukan umat muslim Tanah Air biasanya sangat identik dengan makan-makan bersama keluarga, teman, atau kerabat di suatu daerah tertentu dengan rangkaian doa.

    Berita Terkait  Kapan Malam Lailatul Qadar 2025? Ini Pendapat Para Ulama

    Dari laman Nahdlatul Ulama, tradisi ini tidak bertentangan dengan syariat Islam, justru menjadi salah satu pelengkap dari syiar dan dakwah agama Islam itu sendiri, karena di dalamnya berisi doa, sedekah makanan, silaturahim dan makan bersama.

    Juga yang paling pentingnya lagi, punggahan merupakan cara umat Islam untuk menyambut bulan suci Ramadhan. Karena termasuk orang yang beruntung ketika datangnya Ramadhan, ia bergembira untuk menyambutnya.

    Jika merujuk kamus besar bahasa Indonesia atau KBBI kata “munggah” merupakan sebutan untuk hari terakhir di bulan Ruwah, sehari sebelum dimulai berpuasa Ramadhan.

    Sementara untuk kata “munggahan” dalam KBBI adalah tradisi berkumpul dan makan bersama dengan keluarga atau teman untuk menyambut bulan Ramadan.

    Dan kata “munggahan” menurut bahasa Jawa, memiliki arti naik, yakni menaikkan puasa, atau naik dari bulan Sya’ban menuju bulan  Ramadhan yang mulia.

    Berita Terkait  1 Ramadhan Tahun 2025, Kemenag Pantau Hilal di Ratusan Titik Hari Ini

    Maka dengan naik ke bulan Ramadhan mengindikasikan bahwa, bulan tersebut merupakan puncak dari bulan yang mulia sebelumnya, Rajab dan Sya’ban.

    Dalam tradisi punggahan ada beberapa hikmah dan faedah yang dapat kita ambil kebaikan dan kebajikannya.   Pertama, sebagai bentuk syukur.

    Salah satu hikmah dari tradisi punggahan yakni menjadi salah satu rasa syukur atas nikmat Allah yang telah diberikan kepada kita semua, yakni hadirnya bulan suci Ramadhan, bulan yang dinanti-nantikan bagi seluruh umat Islam di seluruh dunia.

    Dengan dipertemukannya umur kita dengan bulan Ramadhan menjadikan kita untuk menjadi hamba yang lebih baik, karena sejatinya kita diberi kesempatan oleh Allah SWTuntuk memperbanyak pahala.

    Berita Terkait  8 Tips Menjaga Konsistensi Ibadah di Bulan Ramadhan 2025

    Sesungguhnya beribadah di bulan suci Ramadhan, pahalanya akan dilipatgandakan. Selanjutnya, tradisi munggahan sebelum puasa menjadi ajang silaturahim.

    Dengan bersama-sama hadir di masjid misalnya di sebagian daerah, untuk berdoa dan menyantap makanan bersam kerabat dan masyarakat menjadikan kita saling bersilaturahim.

    Apalagi jika yang biasanya memiliki kesibukan masing-masing dan sulit untuk bertemu.

    Ketiga, momen saling meminta maaf. Momen saling berkumpul dan bersilaturahim ini, juga bisa dijadikan kesempatan untuk saling memaafkan satu sama lain. Mengingat sebelum menyambut Ramadhan penting bagi kita untuk memohon maaf kepada sesama.

    Sudah hal biasa dan dianjurkan bagi kita, untuk selalu membersihkan diri kita baik jasmani maupun rohani ketika menyambut bulan suci Ramadhan. Salah satunya membersihkan rohani kita yakni merontokkan dosa dengan cara saling meminta maaf.

    Bulan Puasa Ramadhan 2025 Tradisi Munggahan
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleGame Penghasil Uang Tercepat: Raih Pendapatan dalam Sekejap
    Next Article Penjualan Tiket Kereta Angkutan Lebaran 2025 di Daop 2 Bandung Telah Dibuka
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    Cara melacak HP yang hilang dengan email kini lebih mudah (Ilustrasi/AI)

    Begini Cara Melacak HP yang Hilang dengan Email Menggunakan Akun Google

    July 6, 2026
    Cek desil Dinsos untuk bansos 2026 kini banyak dicari masyarakat (Ilustrasi/AI)

    Cek Desil Dinsos untuk Bansos 2026, Begini Cara Melihat Statusnya

    June 25, 2026
    Apakah Niat Puasa 9 dan 10 Muharram dan Qadha Ramadhan Bisa Digabung (Ilustrasi/AI

    Apakah Niat Puasa 9 dan 10 Muharram dan Qadha Ramadhan Bisa Digabung?

    June 24, 2026
    Kerusakan Ginjal Disebabkan Oleh Apa (ILustrasi/AI)

    Kerusakan Ginjal Disebabkan Oleh Apa? Kenali Penyebab serta Risikonya

    June 23, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • TradingView Makin Populer di Kalangan Trader: Ini Fungsi dan Cara Menggunakannya
    • 6 Tips Memilih Hoodie Korea Original Agar Tidak Salah Beli
    • Israel Bom Lebanon Hari Ini, Apa Penyebab Serangan Terbaru?

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.