Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»Lifestyle»Tukin Belum Cair, Sejumlah Pejabat Banten Keluhkan Harus Rapat di Rumah Pribadi Gubernur
    Lifestyle

    Tukin Belum Cair, Sejumlah Pejabat Banten Keluhkan Harus Rapat di Rumah Pribadi Gubernur

    February 15, 2022No Comments2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Tukin Belum Cair, Sejumlah Pejabat Banten Keluhkan Harus Rapat di Rumah Pribadi Gubernur 1
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    INDOPOS.CO.ID – Sejumlah pejabat eselon 2, 3 dan 4 di lingkunggan Pemerintahan Provinsi (Pemprov) Banten, belakangan ini mengeluhkan adanya keharusan pergi rapat dinas ke rumah pribadi Gubernur Wahidin Halim di kawasan Pinang, Kota Tangerang yang berjarak 69,6 kilometer dari Kawasan Pusat Pemerintahan Provinsi Banten (KP3B).

    Padahal di Serang sebagai pusat Ibu Kota Provinsi Banten, Gubernur memiliki rumah dinas yang representatif dan kantor Gubernur yang megah, luas dan nyaman. ”Terus terang kalau setiap pekan kami harus repat ke rumah pribadi Gubernur, kami harus mengeluarkan uang ekstra lagi untuk bensin dan tol. Apalagi saat ini sudah dua bulan uang Tukin (Tunjangan Kinerja) belum bisa dicairkan,” ungkap seorang pejabat eselon 2 yang enggan ditulis namanya kepada indopos.co.id, Selasa (15/2/2022)

    Hal senada dikatakan oleh pejabat eselon 3 yang mengaku, kalau memberikan laporan kinerja kepada Gubernur, dirinya bersama pejabat teknis  harus datang ke rumah pribadi Gubernur di Kota Tangerang.

    ”Namanya perjalanan jauh, selain untuk tol dan bensin, mau tidak mau harus makan di luar, Kang. Namun, kalau rapat di KP3B atau rumah dinas Gubernur di kawasan Ciceri pada jam istirahat kita bisa makan pulang ke rumah,” ujarnya.

    Dirinya mengatakan, sebenarnya saat uang Tukin lancar dibayarkan, dia tidak mempemasalahkan pergi rapat ke rumah pribadi Gubernur, karena bisa menyiasati dari uang Tukin untuk tol dan bensin. Namun, sejak dua bulan belakangan karena pembayaran Tukin tersendat, dia terpaksa pinjam sana sini untuk pergi rapat ke rumah pribadi Gubernur. ”Saya harus pinjam uang dulu sama istri atau tetangga untuk biaya tol dan bensin rapat ke Pinang,” cetusnya.

    “Setahu saya yang namanya rapat dinas itu di kantor atau di rumah dinas,” sambungnya.

    Credit: Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleNasional Catatkan Rekor Tambahan Kasus COVID-19
    Next Article Komposisi CASA Tembus 63,3%, Biaya Dana BRI Semakin Efisien – KRJOGJA
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    Cek desil Dinsos untuk bansos 2026 kini banyak dicari masyarakat (Ilustrasi/AI)

    Cek Desil Dinsos untuk Bansos 2026, Begini Cara Melihat Statusnya

    June 25, 2026
    Apakah Niat Puasa 9 dan 10 Muharram dan Qadha Ramadhan Bisa Digabung (Ilustrasi/AI

    Apakah Niat Puasa 9 dan 10 Muharram dan Qadha Ramadhan Bisa Digabung?

    June 24, 2026
    Kerusakan Ginjal Disebabkan Oleh Apa (ILustrasi/AI)

    Kerusakan Ginjal Disebabkan Oleh Apa? Kenali Penyebab serta Risikonya

    June 23, 2026
    Puasa Muharram Berapa Hari yang Dianjurkan (Ilustrasi/AI)

    Puasa Muharram Berapa Hari yang Dianjurkan? Ini Kata Ulama

    June 15, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • Cek Desil Dinsos untuk Bansos 2026, Begini Cara Melihat Statusnya
    • 5 Jasa Konsultan KPI Terbaik di Indonesia untuk Efektivitas Bisnis
    • Apakah Niat Puasa 9 dan 10 Muharram dan Qadha Ramadhan Bisa Digabung?

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.