Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»Ekonomi»Tumbuh 28,15 Persen, Laba Bersih BTN pada 2022 Capai Rp 3,04 Triliun
    Ekonomi

    Tumbuh 28,15 Persen, Laba Bersih BTN pada 2022 Capai Rp 3,04 Triliun

    February 17, 2023No Comments2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Tumbuh 28,15 Persen, Laba Bersih BTN pada 2022 Capai Rp 3,04 Triliun 1
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    JawaPos.com – Peran pemerintah mendorong perumahan rakyat membuat kinerja PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) moncer sepanjang 2022. Didukung perbaikan proses bisnis, kualitas kredit, serta kenaikan simpanan, lembaga keuangan spesialis perumahan itu mampu membukukan laba Rp 3,04 triliun atau tumbuh 28,15 persen year-on-year (YoY).

    Direktur Utama Bank BTN Haru Koesmahargyo menyatakan, penyertaan modal negara (PMN) dan peningkatan alokasi dana untuk perumahan subsidi serta perekonomian nasional yang stabil menjadi pendorong bisnis perseroan. Apalagi, strategi manajemen dengan merelokasi sejumlah kantor ke daerah potensial sejak 2020, digitalisasi, dan inovasi pembiayaan mampu menjawab kebutuhan pasar.

    “Kami terus berupaya memberikan akses pembiayaan yang terjangkau dan layak huni bagi masyarakat,” kata Haru dalam paparan kinerja 2022 Kamis (16/2).

    Kredit dan pembiayaan yang tumbuh solid, lanjut dia, menjadi penopang perolehan laba bersih. Pertumbuhan pembiayaan tercatat 8,53 persen YoY dari Rp 274,83 triliun menjadi Rp 298,28 triliun per 31 Desember 2022.

    Kredit pemilikan rumah (KPR) merupakan motor terbesar pergerakan bisnis. Total, KPR tumbuh 9,23 persen YoY menjadi Rp 233,68 triliun. “Di segmen ini, KPR subsidi tumbuh 11,61 persen YoY menjadi Rp 145,86 triliun. Hasil tersebut mencatatkan Bank BTN masih memimpin pasar KPR subsidi dengan pangsa sebesar 83 persen,” jelasnya.

    Perbaikan proses bisnis membuat rasio kredit bermasalah atau nonperforming loan (NPL) turun. Risk operation pun berfungsi optimal sehingga kualitas kredit membaik. Tercatat, NPL gross Bank BTN di level 3,38 persen dengan rasio pencadangan (coverage ratio) sebesar 155,65 persen.

    Selain akselerasi kredit, Bank BTN mampu meningkatkan dana pihak ketiga (DPK) sebesar 8,77 persen YoY dari Rp 295,97 triliun menjadi Rp 321,93 triliun.


    Credit: Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleV BTS hingga Jung Yu-mi Bintangi Serial Jinny’s Kitchen
    Next Article Waspadai, Ragam Penyakit saat Transisi ke Endemi COVID-19
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    Batu Bara Indonesia Masuk Babak Baru (Ilustrasi/AI)

    Batu Bara Indonesia Masuk Babak Baru, Pemerintah Bentuk PT DSI untuk Atur Ekspor

    May 21, 2026
    Purbaya Yudhi Sadewa Jadi Sorotan Saat Dolar AS Menguat (Instagram/@menkeuri)

    Purbaya Yudhi Sadewa Jadi Sorotan Saat Dolar AS Menguat

    May 18, 2026
    Harga BBM Pertamina Dex Terbaru Naik Lagi Rp27.900 per Liter (Ilustrasi/AI)

    Harga BBM Pertamina Dex Terbaru Naik Lagi Rp27.900 per Liter

    May 5, 2026
    Saham Gudang Garam Melonjak dan Diborong Investor Asing (Ilustrasi/Ai)

    Saham Gudang Garam Melonjak dan Diborong Investor Asing

    April 29, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • Harga Obat Naik 2026 Mendadak Diungkap Budi Gunadi Sadikin
    • SPMB Jateng 2026 Jalur Prestasi Punya Aturan Baru?
    • Dino Patti Djalal Kritik Prabowo soal Kunjungan Luar Negeri
    • situs 4d
    • toto 4d
    • bandar togel
    • slot pg
    • bandar toto
    • demo slot pg
    • situs toto
    • toto online
    • toto online
    • situs toto online
    • Link Bandar Togel
    • toto online
    • situs jitu

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.