Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»Ekonomi»Visi Misi Gubernur Koster Terealiasi, Pembangunan Dinikmati Masyarakat Bali
    Ekonomi

    Visi Misi Gubernur Koster Terealiasi, Pembangunan Dinikmati Masyarakat Bali

    October 6, 2022No Comments4 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Visi Misi Gubernur Koster Terealiasi, Pembangunan Dinikmati Masyarakat Bali 1
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email
    Visi Misi Gubernur Koster Terealiasi, Pembangunan Dinikmati Masyarakat Bali 2
    A.A. Ngurah Adi Ardhana. (BP/kmb)

    DENPASAR, BALIPOST.com – Empat tahun Bali berada di bawah kepemimpinan Gubernur Wayan Koster dan Wakil Gubernur Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati. September 2018, Gubernur Koster dilantik Presiden Jokowi menjadi Gubernur Bali dan setelah itu, ia langsung menjalankan janji politiknya saat kampanye. Hasilnya, pembangunan yang dilaksanakan telah dapat dinikmati masyarakat Bali.

    Dialog Merah Putih Bali Era Baru, Rabu (5/10) di Warung 63, Jalan Veteran mengupas tentang kinerja Gubernur Bali dengan tema capaian empat tahun kepemimpinan Gubernur Koster. Hadir sebagai narasumber, Ketua Komisi III DPRD Provinsi Bali Bidang Pembangunan, A.A. Ngurah Adi Ardhana,
    Rektor ISI Denpasar Prof. Dr. I Wayan “Kun” Adnyana dan Kepala SMAN 9 Denpasar, I Gusti Ngurah Arjawa.

    Ngurah Adi Ardhana mengatakan, selama empat tahun pemerintahan Gubernur Koster, dapat dilihat pengejawantahan visi misi Gubernur Bali dari perkembangan infrastruktur yang ada di Bali. Banyaknya pembangunan yang dikaitkan dengan
    keagamaan, perekoonomian, dan pendidikan dapat dilihat dari berbagai pembangunan yang dilakukan sesuai dengan visi misi Gubernur Bali yaitu Nangun Sat Kerthi Loka Bali.

    Di antaranya, penataan kawasan Besakih sekaligus perlindungan tempat suci krama Bali, Pusat Kebudayaan Bali (PKB) dan dibangunnya banyak sekolah baru mulai dari tingkat SMP hingga SMA.
    Banyaknya pembangunan infrastruktur yang dilakukan, di tengah kemampuan anggaran Bali sangat terbatas, namun Gubernur Koster mampu membuat pembangunan tersebut terlaksana dengan
    baik tanpa harus membebani APBD. “Baik APBN maupun APBD dan pinjaman yang sudah terproyeksi cara pengembaliannya,” ujarnya.

    Secara infrastruktur, Gubernur Bali telah berhasil membuat program monumental yang akan selalu diingat masyarakat Bali. Jika dibedah konsep Tri Sakti Bung Karno yaitu berdaulat secara politik, Gubernur Koster telah merealisasikannya karena telah ada progres berupa usulan UU Provinsi Bali yang diperbarui.

    Selain itu Gubernur Koster, dengan kekuatannya mampu membuat sistem pemerintahan berjalan baik.
    Konsep berdikari secara ekonomi, Gubernur Koster pun telah melaksanakannya dengan meluncurkan Ekonomi Kerthi Bali yang mana dengan pembangunan infrastruktur yang dilakukan akan mampu menggerakkan roda ekonomi Bali dan akan sangat bermanfaat bagi krama Bali.

    Konsep berkeperibadian dalam kebudayaan, mulai diwujudkan dengan membuat payung hukum berupa Perda, Pergub dan instruksi di antaranya, Perda Desa Ada, Perda standar baku kepariwisataan budaya Bali serta Pergub penggunaan endek, pakaian adat Bali, penggunaan bahasa dan aksara Bali, serta Instruksi terkait pelaksanaan Tumpek Wayang.

    “Pola-pola pembangunan semesta berencana telah matang dilakukan mulai dari legislasi, perencanaan dan pelaksanaan, semuanya sudah dilaksanakan
    terstruktur dengan baik sehingga visi misi Nangun Sat Kerthi Loka Bali bisa tercapai,” ujar Adi.

    Rektor ISI Denpasar Prof. Dr. I Wayan “Kun” Adnyana mengatakan, salah satu wujud nyata pembangunan Gubernur Koster adalah pembangunan PKB. PKB menjadi karya monumental yang akan diingat masyarakat Bali. PKB merupakan kawasan tidak hanya luas tapi juga juga matang dalam perencanaan untuk mewadahi seluruh aktivitas budaya yang
    dimiliki.

    Visi Misi Gubernur Koster Terealiasi, Pembangunan Dinikmati Masyarakat Bali 3
    Wayan “Kun” Adnyana. (BP/Istimewa)

    “Ada museum tematik, panggung, convention center, auditorium, dll. Ini jauh lebih luas dari working budaya yang kita miliki sekarang sehingga cakupan kebudayaan bisa diwadahi termasuk kreativitas dari kaum milenial, internasional karena dengan pembangunan PKB muaranya adalah mengembalikan Bali sebagai padma buana, pusat peradaban dunia,” ungkapnya.

    Dengan demikian perlu wahana yang bisa mempertemukan potensi-potensi skala nasional dan internasional sehingga kembali Bali dilirik dijadikan sebuah ruang aktualiasasi prestasi di bidang kebudayaan. “Siapapun yang berprestasi akan merasakan prestise atau pengakuan ketika tampil di PKB. Artinya kita memiliki wahana betul-betul untuk memberi label capaian atau prestasi pelaku-pelaku
    budaya, seniman di Bali,” ujarnya.

    Budaya Bali selain dinamis juga memiliki hulu yang jelas. Berbeda dengan banyak daerah, wilayah, negara yang tidak memiliki root (akar) tentang kebudayaannya, sepenuhnya merupakan kebudayaan urban yang menjadi pertemuan berbagai etnis. “Tapi Bali memiliki hulu yang lengkap, jelas. Orangtua kita masa lalu telah meramu kebudayaan ini menjadi
    kebudayaan yang unik, unggul sekaligus memang memiliki daya lentur yang luar biasa,” ujar Kun.

    Visi Misi Gubernur Koster Terealiasi, Pembangunan Dinikmati Masyarakat Bali 4
    I Gusti Ngurah Oka Arjawa. (BP/kmb)

    Kepala SMAN 9 Denpasar, I Gusti Ngurah Arjawa mengatakan, dalam 22 misi Gubernur Koster, di antaranya memuat berkaitan dengan pendidikan yaitu pada misi keempat, tersedianya pelayanan pendidikan yang merata, adil, terjangkau, berkualitas dan mewajibkan belajar 12 tahun. “Kita sudah melihat ada konsep keadilan, pemerataan, keterjangkauan dengan
    dibangunnya sekolah-sekolah baru di level SMP dan SMA,” ujarnya.

    Di Denpasar sekarang ada hingga SMPN 14 dan SMA hingga SMAN 11 dan ke depannya akan ada lagi.
    Sehingga berimbang antara kesempatan di SMP dan SMA. Kalau melihat prioritas program mencakup lima bidang, pendidikan di bidang 2, dan pemenuhan krama Bali dalam bidang pendidikan, program
    dan realitanya ada. (Citta Maya/Winatha/balipost)

    Credit: Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleHUT Ke-24 Bank Mandiri Usung Tema Digital dan Kekinian
    Next Article Honda akan pangkas produksi mobil di dua pabrik Jepang pada Oktober
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    Batu Bara Indonesia Masuk Babak Baru (Ilustrasi/AI)

    Batu Bara Indonesia Masuk Babak Baru, Pemerintah Bentuk PT DSI untuk Atur Ekspor

    May 21, 2026
    Purbaya Yudhi Sadewa Jadi Sorotan Saat Dolar AS Menguat (Instagram/@menkeuri)

    Purbaya Yudhi Sadewa Jadi Sorotan Saat Dolar AS Menguat

    May 18, 2026
    Harga BBM Pertamina Dex Terbaru Naik Lagi Rp27.900 per Liter (Ilustrasi/AI)

    Harga BBM Pertamina Dex Terbaru Naik Lagi Rp27.900 per Liter

    May 5, 2026
    Saham Gudang Garam Melonjak dan Diborong Investor Asing (Ilustrasi/Ai)

    Saham Gudang Garam Melonjak dan Diborong Investor Asing

    April 29, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • Indonesian Parrot Langka Muncul Lagi Usai Hilang
    • 5 Cara Mengenal Koleksi Kaos Branded Lifework yang Sedang Tren, Awas KW
    • Harga Obat Naik 2026 Mendadak Diungkap Budi Gunadi Sadikin
    • situs 4d
    • toto 4d
    • bandar togel
    • slot pg
    • bandar toto
    • demo slot pg
    • situs toto
    • toto online
    • toto online
    • situs toto online
    • Link Bandar Togel
    • toto online
    • situs jitu

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.