Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»News»Yahudi Sepakati RUU Paling Rasis
    News

    Yahudi Sepakati RUU Paling Rasis

    July 12, 2018No Comments2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email
    Yahudi Sepakati RUU Paling Rasis

    Bendera Israel berkibar di depan Kubah masjid Shakhrah dan kota Yerusalem (AFP/Thomas Coex)

    Yerusalem – Pengenalan Rancangan Undang-Undang (RUU) yang akan memungkinkan pembentukan komunitas “hanya Yahudi” mendapat menentangan kalangan di Israel.

    Meskipun draf itu mendapat dukungan dari Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, namun Presiden Reuven Rivlin dan beberapa partai oposisi menegecamnya.



    The Joint Arab List yang terdiri dari 13 anggota Arab-Israel Knesset (parlemen Israel), mengecam RUU itu, yang pembacaan pertamanya disetujui oleh majelis pada  April.

    Menurut The Joint Arab List, RUU tersebut adalah UU “paling rasis” yang pernah disetujui oleh pemerintah sayap kanan Israel saat ini.

    Baca juga :

    • Irlandia Bakal Boikot Produk Israel
    • Kepada Rusia, Israel: Kami Hanya Ingin Mengusir Iran di Suriah
    • Israel Larang Masjid Ibrahimi Kumandangkan Azan

    RUU yang diperkenalkan oleh Partai Likud itu berbunyi, “Tanah Israel adalah tanah air bersejarah milik orang-orang Yahudi, di mana Negara Israel didirikan. Negara Israel adalah negara orang-orang Yahudi, di mana mereka memiliki hak atas kekayaan alam, budaya, sejarah, untuk menentukan nasib sendiri. Hak untuk menentukan nasib sendiri di Negara Israel diperuntukkan untuk orang-orang Yahudi saja. Bahasa Ibrani adalah bahasa negara, dan bahasa Arab memiliki status khusus di negara bagian.”

    Menurut badan statistik Israel, total populasi “negara Yahudi” mencapai sekitar 8,5 juta pada akhir tahun lalu. Sekitar 20 persen di antaranya adalah orang Arab.

    Dalam sebuah surat terbuka yang ditujukan kepada komite konstitusi, hukum, dan keadilan Knesset, Rivlin menyuarakan keberatannya terhadap RUU tersebut. “Apakah kita bersedia menyetujui pembentukan komunitas berdasarkan latar belakang mereka?” tandas dia.

    Sementara itu, partai sayap kanan Yisrael Beiteinu juga telah mengumumkan niat mereka untuk menentang undang-undang itu.
    Partai itu tampaknya khawatir bahwa undang-undang itu dapat berdampak pada ratusan ribu imigran dari bekas Uni Soviet yang belum diakui secara hukum sebagai orang Yahudi. (aa)

    TAGS : Israel Benjamin Netanyahu

    This article is automatically posted by WP-AutoPost Plugin

    Source URL:http://www.jurnas.com/artikel/37597/Yahudi-Sepakati-RUU-Paling-Rasis/

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleKepala BPPN Perintahkan Utang Petambak Tak Dibebankan ke Bos Gajah Tunggal
    Next Article Eks Wakil Bupati Malang Diduga Terlibat Suap Izin BTS
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    ManA Social Cafe, Tempat Berkumpul yang Nyaman di Dua Titik Kota Bandung

    ManA Social Cafe, Tempat Berkumpul yang Nyaman di Dua Titik Kota Bandung

    July 20, 2026
    cara cek bansos

    Cara Cek Bansos Online 2026 Lewat Website dan Aplikasi Resmi

    July 19, 2026
    Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja BPJS Kelas Berapa (Ilustrasi/AI)

    Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja BPJS Kelas Berapa? Dicatat Aturannya

    July 14, 2026
    6 Tips Memilih Hoodie Korea Original Agar Tidak Salah Beli

    6 Tips Memilih Hoodie Korea Original Agar Tidak Salah Beli

    July 13, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • Daftar Pinjaman Online Legal OJK 2026 Lengkap dan Terbaru
    • 11 Makanan Penurun Gula Darah yang Baik untuk Dikonsumsi
    • Jadwal Survei Lingkungan Belajar 2026 Dimajukan, Dicatat Tanggalnya

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.