Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»Ekonomi»Naiknya BBM Nonsubsidi Tak Akan Picu Inflasi
    Ekonomi

    Naiknya BBM Nonsubsidi Tak Akan Picu Inflasi

    July 12, 2022No Comments2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Naiknya BBM Nonsubsidi Tak Akan Picu Inflasi 1
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Butuh Penyederhanaan Kategorisasi Pembeli Pertalite

    JawaPos.com – Kebijakan tak populer seperti menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM) dan LPG nonsubsidi selalu memunculkan polemik. Meski begitu, Pertamina bergeming lantaran kenaikan itu masih terbilang wajar. Mengingat saat ini tren harga minyak dunia tetap berada di level yang tinggi.

    Pengamat energi dari Reforminer Institute Komaidi Notonegoro menuturkan, Pertamina sebagai badan usaha memang memiliki hak menaikkan harga. ’’Sederhananya, kalau Pertamina belinya dengan harga naik, ya dia jualnya naik. Kalau belinya pas harga turun, ya dia jualnya turun,’’ ujarnya kepada Jawa Pos kemarin (11/7).

    Sejauh ini, BBM nonsubsidi memang dikonsumsi oleh kalangan menengah ke atas. Porsi penggunaan BBM nonsubsidi berada di kisaran 6–7 juta kiloliter. Sementara itu, untuk BBM subsidi seperti pertalite saja, penggunaannya mencapai 28–30 juta kiloliter. Melihat perbandingan tersebut, dampak kenaikan harga BBM nonsubsidi diprediksi tidak akan terlalu besar.

    Komaidi melanjutkan, kinerja keuangan Pertamina juga tentu akan terbantu dengan kenaikan itu. Dibandingkan apabila tidak menaikkan harga.

    Senada, pengamat energi dari Universitas Gadjah Mada (UGM) Fahmy Radhi menyebut kebijakan itu bisa memperbaiki cash inflow Pertamina. Sama halnya dengan harga LPG nonsubsidi. Fahmy menilai kenaikan harga memang harus dilakukan. Pertamina harus menjual sesuai harga keekonomian. Sebab, penggunanya pun merupakan masyarakat kalangan menengah ke atas yang mampu.

    Secara umum, lanjut dia, kebijakan kenaikan harga BBM dan LPG nonsubsidi tidak akan memicu lonjakan inflasi. Sebab, jumlah konsumennya terbilang kecil. ’’Biasanya orang kaya tidak suka gejolak,’’ katanya.

    Fahmy juga menyinggung terkait BBM subsidi. Menurut dia, kebijakan Pertamina yang akan melakukan pembatasan pembelian pertalite memang diperlukan. Sebab, kebijakan itu bisa membantu menurunkan beban subsidi untuk APBN.

    Fahmi menyebut, Pertamina bisa saja menyederhanakan kriteria pembatasan. Penggunaan MyPertamina pun dinilai tidak perlu. Sebab, jika kriteria disederhanakan, misalnya pertalite dan solar hanya untuk sepeda motor dan angkutan umum, hal itu disebutnya lebih efektif.

    Sejauh ini, harga pertamax juga masih berada di bawah harga keekonomian. Pertamina masih mematok Rp 12.500 per liter. Padahal, untuk bensin dengan oktan atau RON 92, kompetitor sudah menetapkan harga sekitar Rp 17.000 per liter. Secara keekonomian, harga pasar telah mencapai Rp 17.950.

    Meski begitu, Fahmy berharap Pertamina bisa mematok harga pertamax mendekati pertalite. Dengan begitu, masyarakat bisa bermigrasi dari pertalite ke pertamax yang lebih ramah lingkungan.


    Credit: Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleKunci Hindari Social Engineering, Jaga Kerahasiaan User dan Password – KRJOGJA
    Next Article Kasus Penganiayaan Iko Uwais Berakhir Damai
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    Batu Bara Indonesia Masuk Babak Baru (Ilustrasi/AI)

    Batu Bara Indonesia Masuk Babak Baru, Pemerintah Bentuk PT DSI untuk Atur Ekspor

    May 21, 2026
    Purbaya Yudhi Sadewa Jadi Sorotan Saat Dolar AS Menguat (Instagram/@menkeuri)

    Purbaya Yudhi Sadewa Jadi Sorotan Saat Dolar AS Menguat

    May 18, 2026
    Harga BBM Pertamina Dex Terbaru Naik Lagi Rp27.900 per Liter (Ilustrasi/AI)

    Harga BBM Pertamina Dex Terbaru Naik Lagi Rp27.900 per Liter

    May 5, 2026
    Saham Gudang Garam Melonjak dan Diborong Investor Asing (Ilustrasi/Ai)

    Saham Gudang Garam Melonjak dan Diborong Investor Asing

    April 29, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • Indonesian Parrot Langka Muncul Lagi Usai Hilang
    • 5 Cara Mengenal Koleksi Kaos Branded Lifework yang Sedang Tren, Awas KW
    • Harga Obat Naik 2026 Mendadak Diungkap Budi Gunadi Sadikin
    • situs 4d
    • toto 4d
    • bandar togel
    • slot pg
    • bandar toto
    • demo slot pg
    • situs toto
    • toto online
    • toto online
    • situs toto online
    • Link Bandar Togel
    • toto online
    • situs jitu

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.