Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»News»Airlangga Dinilai Gagal sebagai Ketum Golkar dan Menteri Perindustrian
    News

    Airlangga Dinilai Gagal sebagai Ketum Golkar dan Menteri Perindustrian

    July 22, 2019No Comments2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email
    Airlangga Dinilai Gagal sebagai Ketum Golkar dan Menteri Perindustrian

    Ketum Golkar, Airlangga Hartarto

    Jakarta, Jurnas.com – Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto dinilai tidak percaya diri untuk maju dalam musyawarah nasional (Munas) partai berlambang pohon beringin itu. Hal itu karena Airlangga dianggap gagal sebagai pimpinan partai maupun sebagai menteri dalam kabinet pemerintahan Presiden Jokowi.

    Penilaian itu disampaikan Direktur Eksekutif ETOS Institute Indonesia, Iskandarsyah, melalui rilisnya, Jakarta, Senin (22/7). Menurutnya, merosotnya suara partai Golkar pada Pemilu 2019 adalah peran serta dan tanggung jawab Airlangga sebagai Ketum.



    “Sehingga banyak publik beranggapan bahwa Airlangga seolah tak percaya diri akan dapat dukungan dari presiden untuk maju di Munas Partai Golkar tahun ini,” kata Iskandarsyah.

    Selain gagal sebagai Ketum Golkar dalam mengkonsolidasi kader, kata Iskandarsyah, Airlangga juga dinilai gagal sebagai menteri Perindustrian dalam membantu pemerintahan Presiden Jokowi.

    Baca juga.. :

    • Para Syndicate Kupas Kelemahan Airlangga Jika Bertahan Sebagai Ketum Golkar
    • Pengamat: Airlangga Tak Percaya Diri Maju Caketum Golkar
    • Berebut Kursi Ketum Golkar, Bamsoet Diuntungkan Rasa Nyaman Jokowi

    “Saya melihat mas Airlangga bukan cuma gagal mengkonsolidasikan partainya, tapi juga gagal sebagai pembantu presiden, dalam hal ini menterinya pak Jokowi,” katanya.

    Dimana, lanjut Iskandarsyah, industri baja rontok, industri semen juga terancam gulung tikar. “Masalah didalam krakatau stell juga semen import dari cina juga menjadi tanggung jawabnya,” tegasnya.

    Menurutnya, perkara ini tidak mudah untuk diselesaikan. Tentu, hal itu berkorelasi dengan kebijakan atau regulasi Airlangga sebagai menteri perindustrian.

    “Jadi saya simpulkan bahwa mas Airlangga harus legowo apabila memang merasa gagal, pertama gagal menjadi ketum partai Golkar dan gagal mengatur institusinya yaitu sebagai menteri,” tegas Iskandarsyah.

    TAGS : Ketum Golkar Bambang Soesatyo Airlangga Hartarto

    This article is automatically posted by WP-AutoPost Plugin

    Source URL:http://www.jurnas.com/artikel/56270/Airlangga-Dinilai-Gagal-sebagai-Ketum-Golkar-dan-Menteri-Perindustrian/

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleKomisi III Komitmen Merespon Cepat Surat Presiden Soal Amnesti Baiq Nuril
    Next Article Tingkatkan SDM Tenaga Kerja, PKB Usul Bentuk Dewan Vokasi Nasional
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    ManA Social Cafe, Tempat Berkumpul yang Nyaman di Dua Titik Kota Bandung

    ManA Social Cafe, Tempat Berkumpul yang Nyaman di Dua Titik Kota Bandung

    July 20, 2026
    cara cek bansos

    Cara Cek Bansos Online 2026 Lewat Website dan Aplikasi Resmi

    July 19, 2026
    Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja BPJS Kelas Berapa (Ilustrasi/AI)

    Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja BPJS Kelas Berapa? Dicatat Aturannya

    July 14, 2026
    6 Tips Memilih Hoodie Korea Original Agar Tidak Salah Beli

    6 Tips Memilih Hoodie Korea Original Agar Tidak Salah Beli

    July 13, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • 11 Makanan Penurun Gula Darah yang Baik untuk Dikonsumsi
    • Jadwal Survei Lingkungan Belajar 2026 Dimajukan, Dicatat Tanggalnya
    • 12 Tempat Wisata di Malang dengan View Indah + Destinasi Favorit

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.