Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»Ekonomi»Alasan Opsi Relokasi Depo Lebih Penting daripada Permukiman Warga
    Ekonomi

    Alasan Opsi Relokasi Depo Lebih Penting daripada Permukiman Warga

    March 5, 2023No Comments3 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Alasan Opsi Relokasi Depo Lebih Penting daripada Permukiman Warga 1
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    JawaPos.com – Pengamat Energi Universitas Gadjah Mada Fahmy Radhi membeberkan plus minus terkait dua opsi relokasi Depo Pertamina di Plumpang, Koja, Jakarta Utara, yang mengalami kebakaran pada Jumat malam (3/3). Adapun pilihannya, relokasi depo Plumpang atau permukiman warga sekitar.

    Dari segi biaya, menurut Fahmy memindahkan atau merelokasi warga sekitar Depo Plumpang memakan biaya yang cukup besar dibandingkan dengan memindahkan depo. Meski demikian, Fahmy tidak membeberkan detail angka dari masing-masingnya.

    “Pakai logika saja, memindahkan penduduk yang cukup besar tadi harus membangunkan rumah juga untuk setiap orang, setiap keluarga. Itu pasti biayanya jauh lebih besar dibanding dengan memindah depo,” kata Fahmy Radhi saat dihubungi JawaPos.com, Minggu (5/3).

    Ia menyebut jika PT Pertamina (Persero) memilih opsi merelokasi depo, maka yang diperlukan hanyalah biaya investasi yang cukup besar di awal. Namun setelah itu, kata Fahmy, Pertamina akan menikmati biaya operasional yang cenderung lebih murah daripada tetap bertahan di Plumpang.

    “Kenapa? karena (Pertamina) tidak perlu membangun pipa dengan jumlah yang cukup besar. Kedua, untuk angkutannya bisa menggunakan tanker. Maka memang akan ada tambahan biaya investasi (untuk pembangunan depo), tetapi operasional costnya mesti akan lebih murah,” jelas Fahmy.

    Sementara itu, jika Pertamina memilih opsi relokasi warga sekitar ke tempat yang lebih aman. Maka, perusahaan pelat merah ini membutuhkan biaya yang sangat besar.

    Bahkan, diperlukan kesepakatan antara Pertamina, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, dan warga. Belum lagi, Fahmy memprediksi, rencana tersebut akan menimbulkan gejolak sosial. Terlebih, kata dia, sudah banyak warga yang sudah nyaman tinggal di daerah tersebut.

    “Logika saya pemindahan masyarakat dalam jumlah besar itu butuh biaya besar, kemudian kedua bisa menimbulkan gejolak sosial. Jadi warga sudah merasa nyaman di daerah itu, tapi dipindah jauh misalnya, itu akan (membuat gejolak sosial),” tuturnya.

    Sedangkan jika memilih relokasi depo, salah satunya ke pelabuhan di daerah Tanjung Priok, maka yang diperlukan hanyalah berembuk antar BUMN. Melihat opsi relokasi depo, Fahmy menilai langkah tersebut jauh lebih mudah, murah, dan cepat dibandingkan dengan relokasi warga sekitar.

    “Kalau depo yang dipindah, itu yang memutuskan hanya Pertamina dan mungkin BUMN yang lain. Dari sisi pembiayaannya Pertamina yang akan mengeluarkan. Ini jauh lebih simpel dan jauh lebih cepat bahkan lebih murah daripada memindahkan penduduk,” jelas Fahmy.

    Selain itu, kelebihan lain yang akan diperoleh Pertamina, yaitu wilayah pelabuhan memiliki ketersediaan debit air yang lebih mempermudah jika terjadi kedaruratan. Bahkan, kedaruratan imbas pipa penerimaan BBM dari kilang ke depo bisa diminimalisir karena bisa langsung dikirim menggunakan kapal tanker.

    “Kalau misalkan untuk mendinginkan saja kan butuh air, nah kalau sekarang ini (di Depo Plumpang) agak sulit buffer water, sehingga begitu pipanya panas tidak ada yang mendinginkan. Maka kemudian meledak atau menyebabkan kebakaran. Di Priok, tersedia air dan bisa menggunakan tanker untuk mengangkut BBM dari kilang ke depo. Selama ini kan lebih banyak menggunakan pipa yang itu cukup riskan,” tandasnya.

    Editor : Bintang Pradewo

    Reporter : R. Nurul Fitriana Putri


    Credit: Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleBahaya Gaya Pengasuhan Permisif, Kebebasan tanpa Kontrol
    Next Article Tesla tarik 3.470 kendaraan Model Y karena baut yang longgar
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    Batu Bara Indonesia Masuk Babak Baru (Ilustrasi/AI)

    Batu Bara Indonesia Masuk Babak Baru, Pemerintah Bentuk PT DSI untuk Atur Ekspor

    May 21, 2026
    Purbaya Yudhi Sadewa Jadi Sorotan Saat Dolar AS Menguat (Instagram/@menkeuri)

    Purbaya Yudhi Sadewa Jadi Sorotan Saat Dolar AS Menguat

    May 18, 2026
    Harga BBM Pertamina Dex Terbaru Naik Lagi Rp27.900 per Liter (Ilustrasi/AI)

    Harga BBM Pertamina Dex Terbaru Naik Lagi Rp27.900 per Liter

    May 5, 2026
    Saham Gudang Garam Melonjak dan Diborong Investor Asing (Ilustrasi/Ai)

    Saham Gudang Garam Melonjak dan Diborong Investor Asing

    April 29, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • Indonesian Parrot Langka Muncul Lagi Usai Hilang
    • 5 Cara Mengenal Koleksi Kaos Branded Lifework yang Sedang Tren, Awas KW
    • Harga Obat Naik 2026 Mendadak Diungkap Budi Gunadi Sadikin
    • situs 4d
    • toto 4d
    • bandar togel
    • slot pg
    • bandar toto
    • demo slot pg
    • situs toto
    • toto online
    • toto online
    • situs toto online
    • Link Bandar Togel
    • toto online
    • situs jitu

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.