Andalannews.com – Kabar tentang ayah Farel Prayoga ditangkap polisi karena kasus judi online di Banyuwangi langsung menghebohkan dunia hiburan Tanah Air.
Penangkapan ini langsung menarik perhatian mengingat Farel adalah penyanyi cilik yang namanya melejit sejak tampil di Istana Negara beberapa waktu lalu.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, penangkapan ayah Farel, Joko Suyoto, dilakukan dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT) oleh pihak kepolisian Banyuwangi.
Dalam penggeledahan, polisi menemukan sejumlah bukti berupa ponsel berisi riwayat transaksi dan permainan judi online atau judol seperti slot dan juga mahyong.
Menariknya, saat diminta tanggapan, Farel justru tegar. Dia mengaku sudah lama tahu ayahnya punya kebiasaan berjudi, tapi tetap merasa sedih dengan kejadian ini.
Lantas bagaimana kronologi lengkap dan detik-detik ayah Farel Prayoga ditangkap polisi? Apa saja fakta-fakta yang perlu kita tahu? Yuk, kita bahas lebih dalam.
1. Ditangkap Pagi-pagi
Pagi-pagi pada Selasa, 10 Juni, aparat Polresta Banyuwangi menyergap Joko Suyoto di kediamannya di Srono, Banyuwangi. Dia ditangkap setelah beberapa waktu berada dalam pengawasan terkait judi online.
Kasatreskrim Polresta Banyuwangi Kompol Komang Yogi Arya Wiguna menjelaskan dari penggeledahan ditemukan bukti berupa ponsel yang memuat riwayat transaksi dan obrolan terkait judi yang menunjukkan intensitas permainan selama beberapa bulan terakhir
Istrinya, Siti Mujayanah, sempat diamankan dan diperiksa, namun kemudian dilepaskan karena tidak terbukti terlibat.
2. Ditetapkan Sebagai Tersangka
Setelah mengamankan handphone yang berisi bukti jelas aktivitas judi online dan transaksi, polisi menetapkan Joko Suyoto sebagai tersangka judi online, termasuk permainan mahyong dan slot melalui situs tertentu.
Kasat Reskrim menegaskan bahwa penangkapan dan penetapan status tersangka ini sebagai bentuk upaya pencegahan hukum dini terhadap maraknya judi online (judol) yang meresahkan masyarakat.
3. Farel Berkunjung ke Mapolres
Dalam kunjungannya ke Polresta Banyuwangi pada Rabu pagi (11 Juni), Farel datang bersama manajer Rais Simson dan pihak hukum. Ia tetap kuat dan memberi dukungan, sekaligus berharap agar masalah ini menjadi pelajaran bagi ayahnya.
Farel juga menegaskan bahwa sebagai anak yang bekerja, ia memang memberikan uang kepada orang tua, namun tidak mengetahui detail bagaimana uang tersebut digunakan.
“Itu kesalahan bapak saya. Semoga bapak bisa belajar dari kesalahan ini,” ungkap Farel dihadapan para insan media seusai berkunjung.
Kasus ayah Farel Prayoga ditangkap polisi karena kasus judi online ini kini sedang dalam proses lebih lanjut. Joko Suyoto akan menghadapi agenda pemeriksaan dan persidangan sesuai hukum pidana perjudian.
Farel dan keluarganya sudah menyatakan akan mematuhi proses hukum, berharap agar ayahnya yang diringkus kepolisian mendapat pembinaan dan tidak mengulangi kesalahan serupa.
Laporan seputar ayah Farel Prayoga ditangkap polisi karena judi online menunjukkan bahwa siapapun bisa terjerumus bila tidak ada kontrol diri. Farel sebagai anak cilik tetap tegar, mendukung ayahnya tanpa membenarkan perbuatan tersebut.
Kasus ini diharapkan menjadi pelajaran berharga tentang bahaya judi online, pentingnya deteksi dini, serta dukungan keluarga. Semoga proses hukum berjalan adil, dan keluarga Farel bisa melewati masa sulit ini dengan bijak.




