Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»Ekonomi»Gubernur Koster Launching Varietas Gemitir Bali Sudamala
    Ekonomi

    Gubernur Koster Launching Varietas Gemitir Bali Sudamala

    August 9, 2023Updated:August 9, 2023No Comments4 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Gubernur Koster Launching Varietas Gemitir Bali Sudamala 1
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email
    Gubernur Koster Launching Varietas Gemitir Bali Sudamala 2
    Gubernur Bali, Wayan Koster bersama Rektor IPB, Prof. Dr. Arif Satria melaunching varietas Gemitir Bali Sudamala, di Kebun Percobaan Bali Gemitir, Desa Antapan, Baturiti Tabanan, Selasa (8/8). (BP/Istimewa)

    TABANAN, BALIPOST.com – Revolusi pertanian baru yang dilakukan Gubernur Bali, Wayan Koster dengan mengembangkan sistem pertanian organik membuat Rektor Institut Pertanian Bogor (IPB), Prof. Dr. Arif Satria terkagum-kagum atas capaian Ketua DPD PDI Perjuangan Provinsi Bali, sekaligus memberikan harapan baru terhadap dunia pertanian di Indonesia yang lahir dari Bali.

    Rektor IPB yang ikut melaunching varietas Gemitir Bali Sudamala bersama Gubernur Koster dan Bupati Tabanan, I Komang Gede Sanjaya di Kebun Percobaan Bali Gemitir, Desa Antapan, Baturiti Tabanan, Selasa (8/8), menilai Wayan Koster adalah sosok Gubernur Bali yang memiliki visi begitu dashyat dengan “Nangun Sat Kerthi Loka Bali” melalui Pola Pembangunan Semesta Berencana menuju Bali Era Baru, dan visinya yang diwujudkan dengan mendorong sistem pertanian organik di Bali, tidak dimiliki oleh gubernur lain di Indonesia.Sampai Jam Berapa Supermarket Terdekat Buka?

    Sistem pertanian organik melalui Peraturan Daerah Provinsi Bali Nomor 8 Tahun 2019 adalah upaya nyata Gubernur Koster untuk mengembalikan ekosistem alam dan langkah yang luar biasa ini merupakan sebuah komitmen yang sangat penting untuk didukung. “Perjuangan yang dilakukan Bapak Wayan Koster membuat saya teringat oleh sebuah novel berjudul ‘The Silent Spring’ yang menceritakan tentang bagaimana di Amerika ada musim semi yang semu akibat masuknya pestisida dan bahan-bahan kimia hingga membuat serangga-serangga sudah tidak ada lagi, hingga menyebabkan daerah dataran sawah yang dulunya riuh dengan suara serangga, burung, dan binatang alam lainnya yang sangat indah, tiba-tiba sepi atau tidak ada. Karena semua ekosistem alam itu dirusak oleh pestisida dan bahan kimia tersebut,” ungkap Prof. Arif Satria.

    Oleh sebab itu, pelaksanaan sistem pertanian organik melalui Peraturan Daerah Nomor 8 Tahun 2019, menjadikan Gubernur Koster adalah pemimpin yang telah melakukan revolusi pertanian baru di Indonesia yang berangkat dari Bali. “Jadi, apa yang dilakukan Gubernur Bali, membuat kita memang harus belajar dari alam, sebelum alam memberi pelajaran (marah,red) kepada kita. Walaupun sejatinya, alam itu sudah mengajarkan kepada kita tentang kehidupan. Karena itulah, Prof. Arif Satria, mengapresiasi terobosan Gubernur Koster yang telah menciptakan benih bunga Gemitir Bali Sudamala terdiri dari 5 warna. Yaitu, warna merah, putih, kuning, emas, dan oranye sebagai varietas lokal untuk dijadikan sebagai kemandirian produk – produk hortikultura yang telah dimanfaatkan untuk upacara keagamaan, hiasan dekorasi. Gemitir Bali Sudamala juga mampu diversifikasi menjadi produk teh, kue, skin care untuk merawat kulit wajah, hingga bisa dimanfaatkan sebagai pakan ikan. “Inilah harapan baru pertanian di Indonesia yang lahir dari Bali,” tandasnya.

    Gubernur Koster menjelaskan pengembangan benih bunga Gemitir Bali Sudamala mulai dilakukannya diawali pada tanggal 2 Agustus 2019 dengan menugaskan tim peneliti. Yakni, Prof. Dr. M. Syukur (IPB), Dr. Syarifah Iis Aisyah (IPB), Prof. Dr. Dewi Sukma (IPB), dan Prof. Dr. Dewa Suprapta (UNUD). Penelitian dilaksanakan mulai tahun 2020, dan pada akhir tahun 2022 sudah mampu menghasilkan benih yang bisa ditanam.

    Dikatakan, benih bunga Gemitir Bali Sudamala yang dihasilkan mulai ditanam olehnya pada, Rabu (Buda Paing, Landep) 31 Mei 2023, dan secara perdana berhasil dipanen pada, Rabu (Buda Umanis, Julungwangi), 19 Juli 2023 dengan menghasilkan 5 warna, yaitu warna merah, putih, kuning, emas, serta oranye.

    Pengembangan benih bunga Gemitir Bali Sudamala yang dilakukan Murdaning Jagat Bali asal Desa Sembiran, Buleleng sebagai langkah nyata untuk memberikan kesejahteraan kepada para petani di Bali sesuai prinsip Trisakti Bung Karno yang salah satunya mewujudkan Berdikari secara Ekonomi, sekaligus menghentikan laju impor benih bunga gemitir melalui Transformasi Perekonomian Bali dengan Ekonomi Kerthi Bali.

    Penghentian laju impor benih bunga gemitir yang dilakukan GubernurKoster dengan mengajak peneliti di perguruan tinggi mengembangkan benih bunga Gemitir Bali Sudamala juga sebagai penegas bahwa kita sebagai negara agraris, bisa berdaulat di bidang pangan.

    Perlu diketahui, selama ini petani menanam benih bunga gemitir impor senilai Rp30 miliar per tahun. Kebutuhan Bali terhadap bunga gemitir sangatlah tinggi dengan jumlah yang besar untuk upacara adat dan keagamaan hingga dekorasi. Sehingga perdagangan bunga gemitir di pasar-pasar setidaknya mencapai diangka Rp200 miliar per tahun. Dalam 2-3 tahun ke depan, petani Bali sudah menanam benih bunga Gemitir Bali Sudamala yang dikembangkan sendiri di Bali, sekaligus tidak ada lagi yang namanya impor.

    Dalam kegiatan launching varietas Gemitir Bali Sudamala, Gubernur Koster yang didampingi Bupati Tabanan, I Komang Gede Sanjaya, Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Bali, I Wayan Sunada secara langsung membagikan benih bunga Gemitir Bali Sudamala kepada kelompok petani di kabupaten/kota se-Bali. Diakhir acara, Gubernur Bali melakukan penandatanganan kesepakatan bersama pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi di Provinsi Bali dengan Rektor Institut Pertanian Bogor. (kmb/balipost)

    Credit: Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleTesla Model 3 Highland dilaporkan masuk produksi uji coba di China
    Next Article Intip helm lokal Rp200 ribuan yang dikenakan Gubernur Jateng blusukan
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    Batu Bara Indonesia Masuk Babak Baru (Ilustrasi/AI)

    Batu Bara Indonesia Masuk Babak Baru, Pemerintah Bentuk PT DSI untuk Atur Ekspor

    May 21, 2026
    Purbaya Yudhi Sadewa Jadi Sorotan Saat Dolar AS Menguat (Instagram/@menkeuri)

    Purbaya Yudhi Sadewa Jadi Sorotan Saat Dolar AS Menguat

    May 18, 2026
    Harga BBM Pertamina Dex Terbaru Naik Lagi Rp27.900 per Liter (Ilustrasi/AI)

    Harga BBM Pertamina Dex Terbaru Naik Lagi Rp27.900 per Liter

    May 5, 2026
    Saham Gudang Garam Melonjak dan Diborong Investor Asing (Ilustrasi/Ai)

    Saham Gudang Garam Melonjak dan Diborong Investor Asing

    April 29, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • 5 Cara Mengenal Koleksi Kaos Branded Lifework yang Sedang Tren, Awas KW
    • Harga Obat Naik 2026 Mendadak Diungkap Budi Gunadi Sadikin
    • SPMB Jateng 2026 Jalur Prestasi Punya Aturan Baru?
    • situs 4d
    • toto 4d
    • bandar togel
    • slot pg
    • bandar toto
    • demo slot pg
    • situs toto
    • toto online
    • toto online
    • situs toto online
    • Link Bandar Togel
    • toto online
    • situs jitu

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.