Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»Ekonomi»Kemenkeu Sebut Rasio Utang Pemerintah Naik Jadi 41,09 Persen
    Ekonomi

    Kemenkeu Sebut Rasio Utang Pemerintah Naik Jadi 41,09 Persen

    October 2, 2020No Comments2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Kemenkeu Sebut Rasio Utang Pemerintah Naik Jadi 41,09 Persen 1
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    JawaPos.com – Kementerian Keuangan (Kemenkeu) mencatat, rasio utang pemerintah terhadap produk domestik bruto (PDB) berpotensi meningkat ke level 41,09 persen di tahun 2021.

    Kepala Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Kementerian Keuangan Febrio Kacaribu menjelaskan, potensi tersebut merupakan risiko atas kebijakan pemerintah yang melebarkan defisit fiskal atau APBN selama pandemi Corona.

    Febrio menyebut, potensi rasio utang di tahun 2021 juga lebih tinggi dari yang ditetapkan pada tahun ini yaitu 37,6 persen terhadap PDB. Dengan defisit melebar di 2021, meskipun sudah konsolidasi dibandingkan 2020, angka keseimbangan primer (primary balance) tetap dalam. “Tidak heran rasio utang naik dari 37,6 ke 41,9 prediksinya,” ujarnya saat konferensi pers secara virtual, Jumat (2/10).

    Seperti diketahui, pemerintah telah menetapkan defisit APBN di tahun 2021 sebesar 5,7 persen terhadap PDB. Meski menurun dari yang ditetapkan tahun ini yaitu 6,34 persen, kenaikan rasio utang merupakan risiko dari kebijakan tersebut.

    Febrio kembali mengatakan, pelebaran defisit terjadi langaran pendapatan negara lebih kecil dibandingkan anggaran belanja. Sehingga untuk menekan dampak tersebut, pemerintah akan meningkatkan kinerja investasi, salah satu upayanya melalui penyelesaian RUU Omnibus Law Cipta Kerja.

    “Ini risikonya, sehingga walau kita tidak punya pilihan banyak, kita coba lakukan pilihan lain. Dengan equity misalnya, kita coba di 2021 dengan konteks investasi lebih banyak,” ungkapnya.

    Berdasarkan data APBN KiTa, jumlah utang pemerintah sudah mencapai Rp 5.594,93 triliun per Agustus 2020. Dengan jumlah tersebut, maka rasio utang pemerintah tercatat sebesar 34,53 persen terhadap PDB. Total utang pemerintah yang mencapai Rp 5.594,93 triliun ini terdiri dari pinjaman sebesar Rp 849,45 triliun dan surat berharga negara (SBN) sebesar Rp 4.745,48 triliun.

    Editor : Bintang Pradewo

    Reporter : Romys Binekasri


    Credit: Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleVisa dan Shopee Dorong Ekonomi Digital d Asia Tenggara – KRJOGJA
    Next Article BSU Rp 600 ribu untuk Guru Madrasah, Kemenag: Rekening Harus Aktif
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    Batu Bara Indonesia Masuk Babak Baru (Ilustrasi/AI)

    Batu Bara Indonesia Masuk Babak Baru, Pemerintah Bentuk PT DSI untuk Atur Ekspor

    May 21, 2026
    Purbaya Yudhi Sadewa Jadi Sorotan Saat Dolar AS Menguat (Instagram/@menkeuri)

    Purbaya Yudhi Sadewa Jadi Sorotan Saat Dolar AS Menguat

    May 18, 2026
    Harga BBM Pertamina Dex Terbaru Naik Lagi Rp27.900 per Liter (Ilustrasi/AI)

    Harga BBM Pertamina Dex Terbaru Naik Lagi Rp27.900 per Liter

    May 5, 2026
    Saham Gudang Garam Melonjak dan Diborong Investor Asing (Ilustrasi/Ai)

    Saham Gudang Garam Melonjak dan Diborong Investor Asing

    April 29, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • SPMB Jateng 2026 Jalur Prestasi Punya Aturan Baru?
    • Dino Patti Djalal Kritik Prabowo soal Kunjungan Luar Negeri
    • Cara Pakai Aplikasi Cek Bansos Kemensos 2026 Terbaru untuk Lihat PKH dan BPNT
    • situs 4d
    • toto 4d
    • bandar togel
    • slot pg
    • bandar toto
    • demo slot pg
    • situs toto
    • toto online
    • toto online
    • situs toto online
    • Link Bandar Togel
    • toto online
    • situs jitu

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.