Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»Ekonomi»Mutakhirkan Data untuk Entaskan Kemiskinan Ekstrem Perdesaan
    Ekonomi

    Mutakhirkan Data untuk Entaskan Kemiskinan Ekstrem Perdesaan

    October 6, 2021No Comments2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Mutakhirkan Data untuk Entaskan Kemiskinan Ekstrem Perdesaan 1
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    JawaPos.com – Pemerintah tengah berupaya menyelesaikan persoalan kemiskinan ekstrem di perdesaan pada tahun 2024 mendatang. Kemiskinan ekstrem ditetapkan berdasarkan indikator global dengan pendapatan di bawah Rp 12.000 per kapita per hari.

    Menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (PDTT) Abdul Halim Iskandar mengatakan, dalam mencapai target tersebut pihaknya melakukan pemutakhiran data. Pemutakhiran data SDGs Desa yang sudah dilakukan itu mencakup juga daya penghasilan.

    “Sehingga kita bisa temukan data warga miskin ekstrem berdasarkan nama dan alamat,” ujarnya dalam konferensi pers secara virtual, Rabu (6/10).

    Abdul Halim memaparkan, dari data tersebut, pemerintah akan membagi klasifikasi masyarakat ekstrem. Pertama merupakan masyarakat yang sudah tidak mampu produktif seperti masyarakat lanjut usia yang hidup sendiri. Kedua, merupakan masyarakat yang masih bisa produktif.

    Untuk klasifikasi pertama, kata dia, pemerintah akan memberikan bantuan langsung berupa makanan, renovasi tempat tinggal, subsidi listrik, subsidi kesehatan, dan kebutuhan dasar lainnya. Sementara untuk klasifikasi masyarakat kedua, perlu mendapat bantuan dalam akses penambahan pendapatan berupa pemberian pekerjaan di Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) ataupun program padat karya dan pelatihan UMKM.

    Ia melanjutkan, pada tahun ini hingga 2022 mendatang, pemerintah menargetkan penyelesaian permasalahan masyarakat miskin ekstrem di 8.264 desa. Diantaranya di NTT, Papua, Papua Barat, Maluku, Jawa Timur, Jawa Tengah, dan Jawa Barat.

    Editor : Estu Suryowati

    Reporter : Romys Binekasri


    Credit: Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous Article4 Inspirasi Gaya Boy William dalam Berbusana Nyaman dan Fashionable
    Next Article PPATK Ungkap dalam 5 Tahun, Aliran Transaksi Narkoba Mencapai Rp 120 T
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    Batu Bara Indonesia Masuk Babak Baru (Ilustrasi/AI)

    Batu Bara Indonesia Masuk Babak Baru, Pemerintah Bentuk PT DSI untuk Atur Ekspor

    May 21, 2026
    Purbaya Yudhi Sadewa Jadi Sorotan Saat Dolar AS Menguat (Instagram/@menkeuri)

    Purbaya Yudhi Sadewa Jadi Sorotan Saat Dolar AS Menguat

    May 18, 2026
    Harga BBM Pertamina Dex Terbaru Naik Lagi Rp27.900 per Liter (Ilustrasi/AI)

    Harga BBM Pertamina Dex Terbaru Naik Lagi Rp27.900 per Liter

    May 5, 2026
    Saham Gudang Garam Melonjak dan Diborong Investor Asing (Ilustrasi/Ai)

    Saham Gudang Garam Melonjak dan Diborong Investor Asing

    April 29, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • 5 Cara Mengenal Koleksi Kaos Branded Lifework yang Sedang Tren, Awas KW
    • Harga Obat Naik 2026 Mendadak Diungkap Budi Gunadi Sadikin
    • SPMB Jateng 2026 Jalur Prestasi Punya Aturan Baru?
    • situs 4d
    • toto 4d
    • bandar togel
    • slot pg
    • bandar toto
    • demo slot pg
    • situs toto
    • toto online
    • toto online
    • situs toto online
    • Link Bandar Togel
    • toto online
    • situs jitu

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.