Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»News»PDIP Belum Deklarasikan Capres, Pengamat Sebut Alasannya
    News

    PDIP Belum Deklarasikan Capres, Pengamat Sebut Alasannya

    October 3, 2022No Comments2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    PDIP Belum Deklarasikan Capres, Pengamat Sebut Alasannya 1
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    JawaPos.com – Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) sampai saat ini belum juga mendeklarasikan capres yang akan diusung. Padahal PDIP termasuk pemegang kunci untuk Pemilu 2024, pasalnya tanpa harus berkoalisi pun sudah bisa melakukan pencalonan.

    Sejauh ini ada dua nama yang muncul di internal PDIP. Yakni Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dan Ketua DPR RI Puan Maharani. Sejumlah hasil survei menyatakan Ganjar lebih unggul dari Puan.

    Skala Survei Indonesia (SSI) dalam survei terbarunya juga menyatakan elektabilitas Ganjar jauh daripada Puan. Misalnya dalam simulasi 10 nama, Ganjar memperoleh 22,3 persen, sedangkan puan hanya 2,4 persen.

    Direktur Eksekutif SSI, Abdul Hakim menilai kondisi ini yang membuat dilematis PDIP. Megawati Soekarnoputri sebagai Ketua Umum PDIP diyakini mengutamakan Puan sebagi pemilik trah Soekarno untuk dicalonkan. Namun, elektabilitasnya masih rendah.

    “PDIP, Soekarno, Megawati itu tidak bisa dipisahkan, saat kita menanyakan PDIP maka mereka yang ada di benak kita,” kata Hakim di Jakarta, Senin (3/10).

    PDIP dipercaya tidak akan begitu saja mencalonkan Ganjar. Sebab, partai sudah pernah mengusung Joko Widodo (Jokowi) sebagai sosok di luar trah Soekarno sebagai capres. Dan saat ini Jokowi menjadi poros kuat di internal PDIP.

    “Dinamika internal ke depan sudah ada Jokowi saja sudah cukup pusing, nanti kalau calonkan Ganjar ada faksi baru,” ucap Hakim.

    Sebagai informasi, survei nasional SSI digelar pada rentang waktu 23–29 September 2022 di 34 Provinsi. Survei menggunakan metode multistage random sampling, dengan jumlah responden 1200 orang. Survei dilakukan secara tatap muka menggunakan kuisioner. Margin of eror survei sebesar 2,83 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.

    Editor : Edy Pramana

    Reporter : Sabik Aji Taufan


    Credit: Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleDemi Konten, Ini Sejumlah Kontroversi yang sudah Dilakukan Baim Wong
    Next Article Beras Sumbang Inflasi September, Mendag Minta Gelar Operasi Pasar
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    5 Jasa Konsultan KPI Terbaik di Indonesia untuk Efektivitas Bisnis

    5 Jasa Konsultan KPI Terbaik di Indonesia untuk Efektivitas Bisnis

    June 25, 2026
    Ancaman Ransomware Naik, Sysware Sebut EDR Adalah Investasi IT Krusial

    Ancaman Ransomware Naik, Sysware Sebut EDR Adalah Investasi IT Krusial

    June 24, 2026
    Polda Sumbar Gelar Road to Kapolri Cup MLBB 2026, Ajak Generasi Muda Ukir Prestasi di Dunia Esports

    Polda Sumbar Gelar Road to Kapolri Cup MLBB 2026, Ajak Generasi Muda Ukir Prestasi di Dunia Esports

    June 23, 2026
    Mengenal Prediction Market: Inovasi Pasar Prediksi yang Kian Populer di Era Digital

    Mengenal Prediction Market: Inovasi Pasar Prediksi yang Kian Populer di Era Digital

    June 19, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • Tempat Wisata Bandung Terbaru 2026 untuk Healing Akhir Pekan
    • Cek Desil Dinsos untuk Bansos 2026, Begini Cara Melihat Statusnya
    • 5 Jasa Konsultan KPI Terbaik di Indonesia untuk Efektivitas Bisnis

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.