Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»Lifestyle»Pentingnya Melatih Kepekaan, Jaga Sikap dan Ujaran
    Lifestyle

    Pentingnya Melatih Kepekaan, Jaga Sikap dan Ujaran

    July 9, 2022No Comments3 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Pentingnya Melatih Kepekaan, Jaga Sikap dan Ujaran 1
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Ada ungkapan bahwa lidah bisa lebih tajam daripada pedang. Maka, jaga kata-kata dan sikapmu. Berkomentarlah yang positif atau tahan ujaranmu daripada menyakiti orang lain.

    —

    MASIH kerap dijumpai orang-orang yang melakukan body shaming. Perilaku mengolok atau mempermalukan orang lain secara fisik. Misalnya, tentang kondisi tubuhnya atau tampilannya. Kata-kata seperti ”waduh, kamu sekarang kok endut banget”, ”ternyata kaki kamu bentuknya X ya?”, ”kamu kalau jalan kok bungkuk sih?”, ”idih, masih muda kok udah botak?, ”rambutmu tipis banget”, dan banyak lagi ujaran-ujaran yang sejenis.

    Itu semua bisa disebut sebagai body shaming. Mengatakan sesuatu yang bikin orang lain tidak nyaman. Membuat mereka merasa ”there is something wrong with me”. Menciptakan rasa negatif pada orang lain. Dan, itu bukan hanya lewat kata-kata. Bisa juga lewat sikap atau bahasa tubuh kita.

    Misalnya, melihat seseorang dari atas sampai ke bawah, geleng-geleng kepala seolah melecehkan, atau sikap tatapan merendahkan. Itu semua adalah sikap-sikap negatif yang tidak diharapkan oleh siapa pun. Kenal atau tidak kenal.

    Apakah semua orang yang berkata-kata negatif semacam itu pasti orang jahat atau bermaksud jahat? Belum tentu. Meski memang ada yang sengaja ingin bikin orang lain tidak happy, mungkin karena sifat atau sirik. Tapi, ada juga yang karena kurang wawasan tentang manner atau tata krama. Atau bisa karena kurang peka untuk berempati.

    Ada contoh yang termasuk ”sadis” tentang body shaming dari seseorang yang jelas kurang wawasan dan itu sangat menyakitkan. Baik bagi anaknya maupun orang tuanya. Seorang dewasa berjumpa dengan keluarga kerabatnya. Ketika melihat anak kerabat itu kurus dan tinggi (kakinya panjang), ini ujarannya (sambil seperti bercanda), ”Anak ini, manusia kok kaki semua!”

    Bisa kita bayangkan bagaimana perasaan anak itu dan terutama ibunya mendengar seorang kerabat dewasa bisa bicara seperti itu? Mungkin maksudnya bercanda, tapi itu jelas canda yang sangat tidak cerdas, tidak bermutu, dan melukai orang lain.

    Di sinilah, harus disadari bahwa secara soft skills, social skills itu harus kita pahami dan latih. Bagaimana kita berkata dan bersikap itu sangat menunjukkan bagaimana wawasan attitude (sikap pikir) kita. Di Amerika, belakangan muncul gerakan budaya non shaming.

    Dilarang mengolok dan mempermalukan orang lain dalam hal apa pun. Fisik, gaya hidup, selera, kondisi ekonomi, pandangan-pandangan, atau apa pun. Itu dilakukan dalam rangka menerima/memahami (bukan pasti menyetujui) keberagaman yang ada. (*)

    Nah, untuk positivitas kehadiran kita di masyarakat, inilah social skills yang perlu kita pahami dan latih:

    a. Melihat dan menerima orang lain dengan tanpa bawa emosi atau ”drama”.

    b. Sadari bahwa manusia itu

    berbeda-beda secara kondisi dan cara.

    c. Ramah dan tidak fokus pada keadaan mereka.

    d. Fokus hanya pada positivitas kehadiran mereka.

    e. Jaga kata dan sikap untuk menilai atau berkomentar.

    f. Canda fisik hanya untuk sahabat yang sudah sangat akrab.

    g. Canda fisik hanya boleh bila kita memang sudah saling ”mengizinkan”. Misalnya, panggilan-panggilan kesayangan satu sama lain: embul, embot, yuyus, kujang, dan sebagainya.


    *) BABY JOEWONO, Founder & trainer of Baby Joewono Soft Skills Center


    Credit: Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleBRI Dorong Pengembangan Ekonomi Lokal Melalui Pemberdayaan Desa – KRJOGJA
    Next Article Stabilisasi Harga Minyak Goreng, Mendag Zulhas Ajak Dialog Petani Sawit – KRJOGJA
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    SPMB Jateng 2026 Jalur Prestasi Punya Aturan Baru (Ilustrasi)

    SPMB Jateng 2026 Jalur Prestasi Punya Aturan Baru?

    June 3, 2026
    Cuti bersama Idul Adha 2026 berapa hari (ILustrasi/AI)

    Cuti Bersama Idul Adha 2026 Berapa Hari, Ada Potensi Long Weekend?

    May 25, 2026
    Haji Gratis dari Kerajaan Arab Saudi 2026 (Ilustrasi/Ai)

    Haji Gratis dari Kerajaan Arab Saudi 2026, Puluhan WNI Dapat Undangan?

    May 20, 2026
    Fenomena Langit Bulan Mei 2026 (Ilustrasi/AI)

    Fenomena Langit Bulan Mei 2026 Ada Hujan Meteor hingga Purnama Langka

    May 4, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • Indonesian Parrot Langka Muncul Lagi Usai Hilang
    • 5 Cara Mengenal Koleksi Kaos Branded Lifework yang Sedang Tren, Awas KW
    • Harga Obat Naik 2026 Mendadak Diungkap Budi Gunadi Sadikin
    • situs 4d
    • toto 4d
    • bandar togel
    • slot pg
    • bandar toto
    • demo slot pg
    • situs toto
    • toto online
    • toto online
    • situs toto online
    • Link Bandar Togel
    • toto online
    • situs jitu

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.