Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»Ekonomi»Potensi Pasar Besar, Persaingan Garap Online Food Delivery Kian Ketat
    Ekonomi

    Potensi Pasar Besar, Persaingan Garap Online Food Delivery Kian Ketat

    June 16, 2022No Comments3 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Potensi Pasar Besar, Persaingan Garap Online Food Delivery Kian Ketat 1
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    JawaPos.com – Pandemi yang mengharuskan masyarakat membatasi tatap muka dan beraktivitas di luar rumah memberi berkah bagi jasa layanan online food delivery (OFD) atau pengiriman makanan di Indonesia. Survei yang dilakukan Tenggara Strategic mencatat bisnis ini membukukan total transaksi alias gross merchandise value (GMV) sebesar Rp 78,40 triliun sepanjang 2021.

    Studi Tenggara Strategics bertahjuk Survei Persepsi & Perilaku Konsumsi online food delivery (OFD) dilakukan dengan metode survei multistage random sampling dengan jumlah sampel 1.200 konsumen yang terbagi rata pada enam wilayah: Jabodetabek, Surabaya, Bandung, Semarang, Solo, Medan pada 10-14 Januari 2022.

    Direktur Eksekutif Tenggara Strategics Riyandi Suparno memilih 3 platform lantaran merupakan pemain utama dalam layanan OFD di Indonesia.

    GoTo Group lewat GoFood mengusai pasar layanan pengiriman makanan daring dengan menguasai 39 persen atau setara Rp 30,65 triliun, sementara platform ShopeeFood membukukan nilai transaksi Rp 26,49 triliun (34%), dan GrabFood senilai Rp 20,93 triliun (27%).

    “Saat kami melakukan survei sebenarnya ada pemain-pemain lainnya, namun angkanya tidak signifikan sehingga kami memilih untuk menampilkan tiga platform tersebut. Studi ini juga menjadi studi yang relatif masih baru untuk memotret dinamika OFD, sehingga mungkin dalam beberapa tahun ke depan peta persaingannya bisa berubah. Namun sejauh ini tiga aplikasi tersebut yang memang paling banyak digunakan di Indonesia,” jelasnya saat memaparkan hasil studi secara daring, Rabu (15/6).

    Economic Research Lead Tenggara Strategics Stella Kusumawardhani dalam paparannya mengatakan, GoFood menjadi platform layanan OFD yang paling diingat alias menjadi top of mind dibandingkan dua kompetitornya.

    “Setengah dari konsumen menyebut GoFood bagai layanan OFD yang paling diingat atau top of mind. Mayoritas konsumen (72%) memilki lebih dari satu aplikasi OFD di telepon genggamnya. GoFood merupakan aplikasi yang paling banyak dimiliki oleh konsumen Indonesia (76%), diikuti ShopeeFood (72%), dan GrabFood (64%),” ujar Stella dalam kesempatan serupa.

    Secara umum, situasi pandemi yag membatasi mobilitas masyarakat pada dua tahun belakangan turut mendongkrak nilai transaksi ekonomi digital di Indonesia. Dari USD 47 miliar menjadi USD 70 miliar pada 2021. Ini pula yang turut mendongkrak GMV di segmen OFD.

    Pesatnya pertumbuhan tersebut diprediksi masih akan terus berlanjut dalam beberapa tahun ke depan. Proyeksinya pada 2025 GMV layanan transportasi dan OFD di Indonesia bakal mencapai USD 16,8 miliar dengan CAGR lebih dari 25 persen.

    “Layanan online food delivery (OFD) telah menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari keseharian masyarakat. Mayoritas konsumen menggunakan OFD untuk mendukung produktivitas, menjelajahi tren kuliner terbaru dan bersosialisasi. Lebih dari setengah konsumen menggunakan OFD minimal sekali setiap minggu,” pungkas Stella.

    Research Fellow Tenggara Strategics Handyanto Widjojo menambahkan bahwa inovasi oleh para platform OFD juga bakal menjadi kunci untuk menjaga keberlanjutan bisnis. Kerbelanjutan bisnis dari platform menjadi krusial sebab turut menghubungkan pelaku-pelaku UMKM makanan dan minuman terutama. Dan pada akhirnya juga memberikan kontribusi terhadap ekonomi danp embangunan nasional.

    Editor : Mohamad Nur Asikin


    Credit: Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleSistem ”Outsourcing” Buat Masa Depan Naker Tak Pasti
    Next Article Dari Hindari Penipuan Mengatasnamakan Bank hingga Pemotor Bersandal Jepit
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    Batu Bara Indonesia Masuk Babak Baru (Ilustrasi/AI)

    Batu Bara Indonesia Masuk Babak Baru, Pemerintah Bentuk PT DSI untuk Atur Ekspor

    May 21, 2026
    Purbaya Yudhi Sadewa Jadi Sorotan Saat Dolar AS Menguat (Instagram/@menkeuri)

    Purbaya Yudhi Sadewa Jadi Sorotan Saat Dolar AS Menguat

    May 18, 2026
    Harga BBM Pertamina Dex Terbaru Naik Lagi Rp27.900 per Liter (Ilustrasi/AI)

    Harga BBM Pertamina Dex Terbaru Naik Lagi Rp27.900 per Liter

    May 5, 2026
    Saham Gudang Garam Melonjak dan Diborong Investor Asing (Ilustrasi/Ai)

    Saham Gudang Garam Melonjak dan Diborong Investor Asing

    April 29, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • Indonesian Parrot Langka Muncul Lagi Usai Hilang
    • 5 Cara Mengenal Koleksi Kaos Branded Lifework yang Sedang Tren, Awas KW
    • Harga Obat Naik 2026 Mendadak Diungkap Budi Gunadi Sadikin
    • situs 4d
    • toto 4d
    • bandar togel
    • slot pg
    • bandar toto
    • demo slot pg
    • situs toto
    • toto online
    • toto online
    • situs toto online
    • Link Bandar Togel
    • toto online
    • situs jitu

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.