Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»Ekonomi»Pasarnya Luas, Cedefindo Dukung Kebangkitan Produk Kecantikan Lokal
    Ekonomi

    Pasarnya Luas, Cedefindo Dukung Kebangkitan Produk Kecantikan Lokal

    July 21, 2022No Comments3 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Pasarnya Luas, Cedefindo Dukung Kebangkitan Produk Kecantikan Lokal 1
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    JawaPos.com – Antusiasme masyarakat terhadap merek lokal, khususnya produk kecantikan dan personal care, semakin hari semakin meningkat. Hal itu seiring dengan kampanye pemerintah bersama pelaku usaha, dan masyarakat untuk mendukung Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia (Gernas BBI).

    Senior Manager Corporate Communication and Sustainability Martha Tilaar Group Ofra Shinta Fitri mengatakan, industri kecantikan menjadi salah satu industri yang memang sangat dinamis, terlebih sejak adanya pandemi COVID-19.

    Ofra juga menuturkan, Industri kecantikan di tanah air mengalami perubahan yang cukup pesat, hal itu seiring dengan mulai membaiknya minat para konsumen. Kondisi tersebut tentu menjadi ceruk pasar yang menjanjikan bagi masyarakat, khususnya anak-anak muda untuk terjun menjadi entrepreneur produk-produk skincare dan kecantikan.

    “Terlebih, pasar skincare dan produk kecantikan masih sangat luas. Kehadiran e-commerce juga membantu jalur ke konsumen menjadi lebih mudah,” ujar Ofra dalam keterangan tertulisnya pada JawaPos.com, Kamis (21/7).

    Bahkan, lanjut Ofra, Produk kecantikan dan personal care yang laris di pasaran tak hanya milik perusahaan besar saja. Produk dari brand lokal atau yang lazim disebut dengan indie brand milik para influencer, artis, public figure, mahasiswa, ataupun entrepreneur muda juga banyak diminati.

    “Jasa toll manufacturing memang memungkinkan siapa pun untuk memiliki brand sendiri. Cita-cita menjadi beautypreneur yang punya produk dengan brand sendiri tanpa harus pusing membuat pabrik, mencari formula, bahan, maupun mengurus perizinan bisa terwujud melalui toll manufacture dengan mekanisme berbagi sumber,” ujarnya.

    Ofra mengungkapkan, situasi itu tentu direspons PT Cedefindo, anak usaha dari PT Martina Berto Tbk, dikenal sebagai salah satu pusat produksi atau toll manufacturing yang memproduksi kurang lebih 80 persen peredaran indie brand di pasar Indonesia.

    “Tak hanya indie brand, beberapa perusahaan nasional dan multinasional juga mempercayakan produksi produk-produk mereka kepada PT Cedefindo, yang sudah berpengalaman sejak tahun 1981,” jelasnya.

    Diketahui, baru-baru ini PT Cedefindo memenangkan contract manufacturing dari salah satu perusahaan multinasional. Semaraknya pasar lokal indie brand juga membuat perusahaan ini mencetak pertumbuhan bisnis yang cukup menggembirakan di pertengahan tahun 2022 ini.

    “Output produksi meningkat sebesar 52 persen dari 1,450 ton di tahun lalu menjadi 2,160 ton di tahun 2022. Kenaikan output produksi disebabkan oleh meningkatnya permintaan dari perusahaan Multi Nasional,” jelasnya.

    Karena itu, dengan pertumbuhan bisnis dan performa yang kian membaik, PT Cedefindo berkontribusi dalam meningkatkan kinerja bisnis induk perusahaannya, PT Martina Berto Tbk dan berharap bisa terus mendukung tumbuhnya merek lokal baru, serta entrepreneur muda di tanah air.

    Terbukti, kata Ofra, dalam beberapa tahun terakhir, industri kecantikan lokal tumbuh dengan sangat pesat. Di tengah gempuran berbagai merek dan produk internasional, berbagai produk lokal mampu menunjukkan perkembangan yang menjanjikan melalui kualitas, harga yang bersaing serta strategi pemasaran dan branding yang baik.

    “Faktanya, berdasarkan riset Nielsen, di triwulan pertama tahun 2022, dibandingkan kategori lain di kelompok fast moving consumer good (FMCG), produk-produk kecantikan termasuk yang berkontribusi besar pada pertumbuhan sales di e-commerce. Di e-pos market bahkan pertumbuhannya di atas 10 persen,” pungkasnya.


    Credit: Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleKPK Buka Kemungkinan Jemput Paksa Mardani Maming
    Next Article Polisi Selidiki Kasus Perundungan Anak di Tasikmalaya
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    Batu Bara Indonesia Masuk Babak Baru (Ilustrasi/AI)

    Batu Bara Indonesia Masuk Babak Baru, Pemerintah Bentuk PT DSI untuk Atur Ekspor

    May 21, 2026
    Purbaya Yudhi Sadewa Jadi Sorotan Saat Dolar AS Menguat (Instagram/@menkeuri)

    Purbaya Yudhi Sadewa Jadi Sorotan Saat Dolar AS Menguat

    May 18, 2026
    Harga BBM Pertamina Dex Terbaru Naik Lagi Rp27.900 per Liter (Ilustrasi/AI)

    Harga BBM Pertamina Dex Terbaru Naik Lagi Rp27.900 per Liter

    May 5, 2026
    Saham Gudang Garam Melonjak dan Diborong Investor Asing (Ilustrasi/Ai)

    Saham Gudang Garam Melonjak dan Diborong Investor Asing

    April 29, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • Indonesian Parrot Langka Muncul Lagi Usai Hilang
    • 5 Cara Mengenal Koleksi Kaos Branded Lifework yang Sedang Tren, Awas KW
    • Harga Obat Naik 2026 Mendadak Diungkap Budi Gunadi Sadikin
    • situs 4d
    • toto 4d
    • bandar togel
    • slot pg
    • bandar toto
    • demo slot pg
    • situs toto
    • toto online
    • toto online
    • situs toto online
    • Link Bandar Togel
    • toto online
    • situs jitu

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.