Andalannews.com – Kabar gembira bagi para gamers yang ada di Tanah Air. Akhir bulan Januari 2025 ini, gelaran Bandung Gaming Day atau BGD akan dihelat di Kota Kembang. Yuk persiapkan dirimu!
Merujuk informasi yang disampaikan pemerintah daerah, Bandung Gaming Day Tahun 2025 akan digelar di dua mall besar yang ada di ibukota Jawa Barat mulai 24 Januari hingga 26 Januari mendatang.
Kedua mall itu antara lain Bandung Indah Plaza atau BIP yang berada di Jalan Merdeka, Kecamatan Bandung Wetan, dan Summarecon Mall Bandung yang beralamat di Cisaranten Kulon, Gedebage.
Data yang dihimpun, minat masyarakat terhadap games yang diwadahi melalui e-sport cukup tinggi. Hasil survei bahkan menunjukkan 94,9 persen pengguna internet di Indonesia memainkan games.
Tak heran, bila saat ini e-sport banyak peminatnya. Setelah ditetapkan sebagai cabang olahraga, e-sport terus tumbuh karena menjadi kompetisi yang bisa dilakukan secara individu atau tim (kelompok).
Biasanya kompetisinya disiarkan secara langsung melalui platform streaming. Adapun beberapa game yang populer dalam e-sport di antaranya Dota 2, League of Legends, dan Counter-Strike: Global Offensiv.
Nah, kini para gamers bisa memanfaatkan ajang Bandung Gaming Day Tahun 2025 untuk bisa unjuk gigi dan menunjukan skill-nya dalam e-sport sehingga mampu meningkatkan kualitasnya lagi.
Sesuai agenda yang telah ditetapkan panitia, e-sport akan dilaksanakan pada 25 Januari hingga 26 Januari 2025. Kemudian, untuk Global Game Jam pada tanggal 24 Januari sampai 26 Januari 2025.
Pemerintah daerah berharap kegiatan tersebut sebagai salah satu upaya dalam pengembangan game lokal sebagai sektor kreatif unggulan di Kota Bandung di masa kini dan mendatang.
Nantinya, selain menggelar kegiatan kompetisi game, Bandung Gaming Day Tahun 2025 juga akan dimeriahkan dengan kegiatan fesyen, cosplay hingga industri kreatif yang berkaitan dengan gim.
Targetnya, kompetisi bagi para gamers ini dapat diikuti oleh 32 tim dengan 130 peserta. Gim yang dipertandingkan yaitu Lokapala, Battle of Guardian dan gim internasional Mobile Legend.
Sementara itu, untuk global game jam akan membuat game dalam kurun waktu 48 jam. Adapun peserta dari komunitas e-sport se-Jawa Barat dan komunitas game developer dengan format turnamen, babak kualifikasi, babak group, knock off/play Off dan grand final.
“Kita harap jika memungkinkan membuat 2 skema untuk kompetisi, gim lokal bisa mewakili sekolah di Bandung Raya dan gim internasional mewakili klub,” ujar Penjabat Wali Kota Bandung A Koswara di Balai Kota Bandung, Selasa 7 Januari 2025.
Lebih lanjut, Koswara mengungkapkan pengembangan game lokal bisa membawa manfaat seperti sarana sosialisasi untuk program-program pemerintah maupun daerah.
“Kami ingin menunjukkan bahwa Bandung serius mendukung industri gim lokal. Kick-off ini menjadi awal dari gerakan besar untuk mengembangkan talenta muda, membangun industri gim, dan memberikan dampak positif pada ekonomi lokal,” tuturnya.
Koswara mengatakan kompetisi game yang dihelat pada akhir Januari 2025 ini memiliki beberapa tujuan utama yaitu meningkatkan minat pembuatan game lokal dengan melibatkan talenta muda kreatif di Bandung.
“Lalu, menemukan dan mendata atlet e-sport berbakat yang akan menjadi kebanggaan Kota Bandung, dan meningkatkan kesadaran masyarakat dan pemerintah tentang pentingnya pengembangan industri gim lokal sebagai bagian dari ekonomi kreatif,” kata Penjabat Wali Kota Bandung itu menandaskan.




